SABANEWSINDO.com – Andy Murray telah memastikan kemungkinan akan gantung raket dari tenis setelah musim panas ini.
Keputusan tersebut diambil petenis 36 tahun tersebut setelahmengalami awal yang sulit di musim 2024, di mana dirinya kalah enam kali dari delapan pertandingan. Yang terakhir, Murray dikalahkan Ugo Humbert di Dubai dengan skor 6-2, 6-4.
Murray telah mengatakan awal pekan ini bahwa ia mungkin hanya memiliki waktu “beberapa bulan” lagi, dan ia kini telah memberikan indikasi lebih lanjut bahwa kariernya hampir berakhir.
“Ya, maksud saya, saya kemungkinan besar tidak akan bermain setelah musim panas ini,” kata juara Grand Slam tiga kali di Dubai itu.
“Saya ditanya tentang hal itu setelah setiap pertandingan yang saya mainkan, setiap turnamen yang saya mainkan. Sejujurnya, saya bosan dengan pertanyaan itu. Saya tidak akan membicarakan hal itu lebih banyak antara sekarang dan kapan pun waktunya tiba bagi saya untuk berhenti. Tapi ya, saya tidak berencana untuk bermain terlalu lama melewati musim panas ini.”
Murray mungkin masih akan bermain di Wimbledon, Olimpiade Paris – jika ia masuk tim Inggris Raya – dan Prancis Terbuka.
Baca juga: Andy Murray Menghitung Bulan Sebelum Pensiun
Murray sendiri hanya bermain sekali di Prancis Terbuka sejak 2017. Dirinya memilih untuk fokus mengembalikan kondisi terbaiknya untuk berlaga di lapangan rumput. Namun ia berharap bisa kembali ke Roland-Garros, di mana penampilan terbaiknya adalah mencapai final pada tahun 2016.
“Mungkin ya,” katanya tentang bermain di Prancis Terbuka.
“Beberapa tahun terakhir saya mencoba memberikan diri saya persiapan yang mungkin lebih baik untuk musim rumput, tapi itu juga tidak menjamin bahwa Anda akan bermain dengan sangat baik di lapangan rumput.
“Saya memiliki pengalaman sepanjang karier saya di mana saya tidak bermain di Prancis Terbuka pada tahun 2013 dan saya memenangkan Wimbledon. Saya juga bermain di Prancis Terbuka dan tampil sangat baik pada tahun 2016.
“Saya rasa tidak akan ada perbedaan besar jika Anda mendapatkan latihan tambahan selama satu minggu atau lebih di lapangan. Jadi ya, saya ingin bermain sekali lagi.”
Murray juga mengatakan keputusannya memainkan Prancis Terbuka bukan hanya karena ajang tenis Olimpiade akan digelar di tempat yang sama.
“Saya menyukai turnamen ini. Saya suka bermain di Roland-Garros. Maksud saya, tentu saja jika Anda ingin tampil baik di Olimpiade, Anda mungkin harus memainkan beberapa turnamen dan bertanding di lapangan tanah liat. Bahkan jika Olimpiade bukan setelah Wimbledon, saya tetap ingin memainkannya.”
Murray sempat mengatakan sebelum menghadapi Humbert bahwa dia berharap bisa bermain di Olimpiade sekali lagi. Ia merupakan peraih medali emas tunggal dua kali setelah meraih kemenangan di London 2012 dan Rio 2016.
Sumber FOTO: Reuters/Rula Rouhana