
Sumber: Instagram @lucamarini10
SABANEWSID.com – Perjalanan Honda dalam mencari sosok pengganti Marc Marquez tampaknya akan segera berakhir. Menurut laporan, mereka telah menetapkan Luca Marini sebagai pengisi satu slot yang kosong untuk mengarungi musim depan.
Honda harus kehilangan Marc Marquez yang memilih untuk bergabung dengan Ducati Gresini. Kekecewaannya terhadap motor dari Honda membuat Marquez berani memutus kontrak yang sejatinya masih berlaku sampai akhir tahun depan.
Sejak saat itu, Honda mulai menggelar misi mencari pengganti Marquez. Tentu ini tidak mudah. Pembalap berdarah Spanyol itu sudah menetapkan tolok ukur yang terlalu tinggi dan bisa jadi sulit dicapai pembalap lain.
Rencana pertamanya adalah mencari pembalap baru dan mengikatnya dengan kontrak berdurasi satu tahun. Mungkin, Honda masih berharap bisa merekrut kembali Marquez yang dikontrak Ducati Gresini selama satu tahun juga.
Pertama-tama, Honda diketahui melakukan pendekatan ke Miguel Oliveira. Pembalap Aprilia ini sekarang menempati peringkat ke-16 dalam klasemen sementara MotoGP 2023, dam diyakini cocok untuk membela Honda musim depan.
Baca juga: Sudah 27 Kali Jatuh, Marc Marquez: Kami Memang Harus Cetak Rekor Tahun Ini
Proses negosiasi diketahui sempat berjalan, namun kandas karena ketidaksepakatan. Diketahui bahwa kedua belah pihak memilih berhenti bernegosiasi karena masalah durasi kontrak. Oliveira ingin berkomiten selama dua atau tiga tahun.
Setelah kandas, Honda kemudian beralih ke pembalap Ducati yang sedang menempati peringkat ke-12 dalam klasemen, Fabio Di Giannantonio. Ia berada di posisi terdepan karena mau menerima kontrak berdurasi satu tahun.
Seharusnya proses negosiasi dengan Di Giannantonio bisa berlangsung lancar karena kontrak satu tahun tersebut. Tapi entah mengapa, Honda malah mengalihkan perhatiannya ke Luca Marini.
Bahkan Honda menyanggupi permintaan Marini yang hanya ingin menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Menurut Sky, kontrak dua tahun ini adalah ‘kondisi fundamental’ dari Marini yang dipenuhi oleh Honda.
Bisa jadi, penyebab Honda beralih ke Marini karena posisi di klasemen sementara. Marini sedang menempati peringkat ke-8 dengan koleksi 171 poin. Jauh meninggalkan Fabio Di Giannantonio.
Penyebab berikutnya, bisa jadi, karena Marini memang ingin cabut dar VR46. Sebab selama di VR46, ia takkan bisa lepas dari bayang-bayang Valentino Rossi selaku kakak tirinya.
(Crashnet)