
Sumber: Instagram @alexmarquez73
SABANEWSINDO.com – Rivalitas di antara Marc Marquez dengan pembalap legendaris Yamaha, Valentino Rossi, sudah banyak diketahui oleh pecinta MotoGP. Dan ternyata, rivalitas tersebut membuat Yamaha sangat membenci Marquez dan keluarganya.
Baru-baru ini, DAZN membuat sebuah karya dokumenter soal karier saudara Marc Marquez, Alex. Seperti diketahui, dua adik kakak ini memiliki nama besar dan telah lama melintas di sirkuit MotoGP.
Dalam karya itu, Alex bercerita tentang kisah di mana dirinya hampir bergabung dengan Petronas Yamaha – kini menjadi RNF Aprilia – di satu titik dalam karirnya. Kesepakatan gagal terjadi karena faktor ‘x’ yang tidak dijelaskan oleh Alex.
“Saya ingin masuk ke MotoGP selama bertahun-tahun. Pada pertengahan tahun, di Brno, saya mendapatkan tawaran untuk bermain di Moto2 satu tahun dan, saya pikir, dua tahun di MotoGP bersama Petronas Yamaha,” katanya.
“Fabio Quartararo berada di depan, bertarung dengan Marc [pada tahun 2019], dan itu adalah motor yang saya suka. Saya pikir motor itu bagus untuk gaya saya, tapi gagal terjadi karena alasan ‘x’,” lanjutnya.
Baca juga: Geber Motor Ducati, Marc Marquez Tak Ada Keluhan
Mantan manajer Petronas Yamaha, Razlan Razali, kemudian menjelaskan alasan gagalnya Alex bergabung secara terbuka. Ia mengaku sangat menginginkan Alex, tetapi terhalangi oleh mereka yang memangku jabatan lebih tinggi di Yamaha.
“Saya suka Alex dan dia masuk dalam daftar saya. Jadi, kami menggelar pertemuan rahasia dan menandatangani kontrak di rumah Marquez agar dia bisa bersama kami selama satu tahun di Moto2,” tutur Razali.
“Dan pada 2021 ketika Fabio pindah ke tim pabrikan, Alex naik ke MotoGP bersama kami. Saya memiliki fotonya di sini [di handphone saya] karena saya yang menandatanganinya dan kemudian Marc serta Alex datang.”
“Saya memberitahu Yamaha bahwa saya ingin merekrut Alex untuk Moto2 dan lalu MotoGP. Dan Yamaha bilang ‘tidak, tidak boleh ada anggota Marquez di Yamaha’. Saya menjawab, ‘kenapa? Ini tim saya’.”
“Itu karena Marc dan apa yang terjadi pada tahun 2015 lalu. Situasinya menjadi personal untuk mereka [Yamaha],” pungkas Razali.
Pada akhirnya, kesempatan bermain di MotoGP untuk Alex diberikan oleh Repsol Honda. Kini Alex sedang memperkuat Ducati Gresini dan akan melintas bersama saudaranya pada musim 2024 mendatang.
(Crashnet)