
Sumber: Instagram @inter
SABANEWSINDO.com – Inter Milan melanjutkan tren positifnya di pentas Serie A. Pada Minggu (10/12/2023) dini hari, tim berjuluk Nerazzurri tersebut berhasil memetik tiga angka usai membantai Udinese dengan skor telak 4-0.
Rentetan gol Inter dimulai oleh eksekusi penalti Hakan Calhanoglu pada menit ke-37. Mereka berhasil menambah dua gol lagi sebelum babak pertama usai melalui aksi Federico Dimarco dan Marcus Thuram.
Pada babak kedua, Inter Milan tidak mengendurkan serangan. Namun mereka hanya mampu menghasilkan satu gol yang dicetak oleh sang bintang, Lautaro Martinez, enam menit sebelum pertandingan berakhir.
Hasil ini penting untuk memuluskan langkah Inter Milan keluar sebagai juara Serie A. Tambahan tiga angka membuatnya bisa merebut kembali puncak klasemen yang sempat diduduki oleh Juventus pada Sabtu lalu.
Dalam lima pertandingan terakhir di Serie A, Inter belum merasakan kekalahan. Satu-satunya hasil terburuk dari kelima laga tersebut didapatkan ketika bertemu Juventus, di mana kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1.
Baca juga: Juventus vs Inter Milan: Gol Lautaro Martinez Harusnya Dianulir?
Tentu saja, fans Inter Milan jadi semakin puas dengan hasil racikan tangan dingin Simone Inzaghi selaku pelatih. Mereka pun memberikan julukan baru untuk Inzaghi, yakni ‘Jin dari Piacenza’. Julukan tersebut diterima Inzaghi dengan baik.
“Rasanya menyenangkan, tapi kami semua tahu bahwa sepak bola bergerak dengan cepat. Jadi kami ingin menikmati malam ini dan target yang kami capai, seperti babak 16 besar Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.”
“Fans selalu indah dan ketika situasinya tidak berjalan dengan baik, mereka selalu berada di sisi kami,” tutur Inzaghi ketika menemui awak media usai pertandingan, seperti dikutip Sky Sport Italia.
Inzaghi juga memberikan pujian kepada anak asuhnya yang mampu meraih kemenangan besar atas Udinese. Ia berkata jujur, bahwa dirinya sempat merasa takut gagal meraih tiga angka dari sang lawan.
“Saya takut akan pertandingan ini, karena saya melihat Udinese menang di sini tiga pekan lalu saat melawan Milan. Mereka berada di dasar klasemen saat ini, tapi mereka punya kualitas yang lebih baik dari seharusnya,” kata Inzaghi.
“Bisa menjadi berbahaya dalam serangan balik, tapi anak-anak mampu mempertahankan sikap dan intensitas dari awal sampai akhir dengan brilian,” pungkasnya.
Setelah ini, Inter Milan harus mengalihkan kembali fokusnya ke Liga Champions. Mereka telah dipastikan lolos ke babak 16 besar, tapi kemenangan atas Real Sociedad bisa membuat mereka melaju dengan status juara grup.
(Sky Sport Italia)