
Sumber: Instagram @cmpulisic
SABANEWSINDO.com – Keputusan meninggalkan Chelsea untuk bergabung dengan AC Milan terbukti tepat untuk Christian Pulisic. Pemain asal Amerika Serikat tersebut mampu menemukan cahayanya lagi seperti sedia kala.
Ya, Pulisic mengalami masa-masa buruk selama bermain di Stamford Bridge. Ia gagal memenuhi ekspektasi klub yang telah menebusnya seharga 58 juta pounds dari raksasa Jerman, Borussia Dortmund.
Selama empat musim, Pulisic hanya mampu menghasilkan 26 gol dari 145 penampilan di semua kompetisi. Jadi tidak heran kalau Chelsea rela melepasnya ke AC Milan di bursa transfer musim panas kemarin.
Pulisic tiba di San Siro dengan ekspektasi minim. Tidak banyak yang meyakini sang pemain akan langsung nyetel dengan iklim sepak bola Italia. Namun, tak butuh waktu lama baginya untuk menjawab keraguan tersebut.
Ia sudah mencatatkan total 18 penampilan di semua kompetisi yang diikuti Milan, meliputi Serie A dan Liga Champions. Dari situ, Pulisic telah memproduksi sebanyak lima gol dan juga tiga assist.
Baca juga: Kalahkan Frosinone, AC Milan Akhirnya Temukan Formula Baru untuk Pertahanan
Tidak bisa dimungkiri kalau Pulisic telah menjadi salah satu senjata penting Rossoneri. Hingga membuat publik bertanya-tanya: Apa yang membuatnya bisa kembali bersinar seperti sedia kala?
Eks AC Milan, Ruud Gullit, sepertinya memiliki jawaban atas pertanyaan itu. Opininya cukup sederhana, ia percaya bahwa sang pemain memang lebih cocok dengan iklim sepak bola Italia, bukan Inggris.
“Premier League adalah kompetisi dengan tempo tinggi. Sementara pembangunan permainan dari kebanyakan tim Italia sedikit lebih lambat, lebih taktikal, lebih teknis dan hal semacamnya,” buka Gullit kepada AS.
“Itu sulit, ditambah lagi bek Italia tidak mudah dikalahkan. Gaya bermain itu lebih cocok [untuk Pulisic]… mungkin dia telah menemukan cara untuk melakukan permainannya. Mungkin dia sedang menikmatinya saat ini.”
Namun saat ini, tanggung jawab besar sedang diemban oleh Pulisic. Performa apik tentu membuat ekspektasi publik kian membesar. Mereka berharap Pulisic bisa memberikan bantuan untuk Milan yang sedang terpuruk.
Pada akhir pekan ini, Pulisic bermain selama 90 menit penuh kala Milan tumbang di hadapan Atalanta dengan skor tipis 2-3. Hasil buruk tersebut membuat kans Rossoneri untuk bisa juara Serie A semakin menipis.
Pulisic diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal kala Milan bertemu Newcastle di ajang Liga Champions hari Kamis (14/12/2023) mendatang. Sebab, mereka butuh kemenangan jika ingin melaju ke babak 16 besar.
(AS)