Sumber: Instagram Marc Marquez
SABANEWSINDO.com – Tahukah Anda bahwa Marc Marquez pernah mengendarai mobil F1 di tahun 2018 lalu? Nah, apakah ada kemungkinan dia akan beralih dari pebalap roda dua menjadi pebalap roda empat di masa mendatang?
Kemungkinan itu ditanyakan sejumlah media menyusul pertemuan antara Marquez dan juara dunia F1 Max Verstappen di Honda Thanks Day di Motegi beberapa waktu lalu.
Lalu apa jawaban Marquez?
“Tidak. Tentu saja sangat keren mencoba mobil F1 dan memang benar saya cukup cepat, tapi saya diawasi dengan baik hari itu,” terang Marquez kepada RacingNews365.com.
“Saya harus berterima kasih kepada Mark Webber dan Red Bull untuk itu, serta Dr. Helmut Marko dan juga Niki Lauda yang hadir pada tes itu. Itu benar-benar hari yang sangat istimewa dan ya, saya melakukannya dengan cukup baik.
Baca juga: Wah, Tidak Semua Petinggi Ducati Menginginkan Marc Marquez?
“Saya cepat, tapi itu adalah tes tertutup di sirkuit yang juga saya kenal dengan baik, Red Bull Ring. Tetapi ini sangat berbeda dibandingkan jika Anda membiarkan saya pergi ke sirkuit jalanan seperti Monaco. Keterampilan yang Anda perlukan sebagai pengemudi untuk itu sungguh luar biasa. Jika Anda ingin sukses di dunia motorsport, Anda harus memulainya sejak usia dini.”
Pebalap roda dua yang beralih menjadi pebalap roda empat bukanlah hal baru di dunia balapan. John Surtees menjadi bukti nyata seorang pebalap bisa meraih sukses di dua balapan yang berbeda, yaitu roda dua dan roda empat.
Mengutip dari Wikipedia, John Surtess, CBE adalah seorang pembalap sepeda motor dan mobil asal Inggris. Surtess sampai saat ini tercatat sebagai pembalap pertama dan satu-satunya yang mampu memenangi dua gelar dunia diajang yang berbeda, yaitu Grand Prix Sepeda Motor pada musim 1956 serta 1958 sampai 1960 dan Formula Satu pada musim 1964.
Pebalap lain juga pernah berusaha mengikuti jejaknya, termasuk di antaranya Valentino Rossi, Bahkan, juara dunia delapan kali MotoGP tersebut akan ambil bagian dalam balapan 24 Hours of Le Mans tahun depan.
Marquez sendiri juga memiliki banyak pengalaman membalap menggunakan kuda pacu roda empat. Lima tahun lal, dia pernah masuk ke RB8 bersama Torro Rosso berkeliling Red Bull Ring dengan pengawasan ketat dari kepala Red Bull Helmut Marko dan mantan driver F1 Mark Webber.