
Sumber: Instagram @pecco63
SABANEWSINDO.com – Perebutan gelar juara MotoGP 2023 berlangsung cukup panas dan sengit. Francesco Bagnaia, yang berhasil keluar sebagai juara dunia, sempat dipepet ketat oleh Jorge Martin selaku runner-up.
Beberapa kali, khususnya di penghujung musim 2023, jarak antara Bagnaia dan Martin berdekatan. Ada beberapa momen di mana publik meyakini kalau Bagnaia bakal disalip karena selisih poin dengan Martin di klasemen terpangkas pendek.
Momen itu terjadi di saat Bagnaia gagal meraup poin penuh dalam satu seri. Seringkali dirinya tak mampu mengantongi poin pada sesi sprint, tapi keluar sebagai juara pada hari balapan di hari Minggu.
Bagnaia merasa bahwa itu memainkan peran penting dalam keberhasilannya menjuarai MotoGP 2023. Ia merasa kurang maksimal di sesi sprint, tapi mampu mengerahkan kekuatan sesungguhnya dalam sesi balapan utama.
“Musim ini perjalanannya sangat panjang. Juga sangat menuntut dari segi mental. Saya pikir apa yang telah kami lakukan itu fantastis,” ujar pembalap berdarah Italia itu kepada MotoGP.com.
Baca juga: Wah, Tidak Semua Petinggi Ducati Menginginkan Marc Marquez?
“Kami memulai dengan cara terbaik selain dari Argentina dan Austin di mana saya mengalami tabrakan. Tapi pada paruh kedua musim, setelah Barcelona, saya mulai merasa sedikit kesulitan.” lanjutnya.
“Ini adalah momen yang paling berat dan sulit dalam karier saya. Hari setelah Barcelona saya benar-benar hancur. Saya bahkan tidak bisa bangkit dari tempat tidur.”
“Tidak mudah, tapi kami terus mendorong dari segi mental dan satu hal yang tak ingin kami lakukan adalah berbagi terlalu banyak kepada media dan publik, sebab orang-orang tidak bisa selalu memahami segalanya,.”
“Sesi sprint adalah soal menjadi yang tercepat, tapi menang pada hari Minggu adalah soal menjadi yang paling kuat. Kami juga menunjukkan bahwa kami lah yang terkuat,” pungkas Bagnaia.
Sekarang Bagnaia sedang menikmati masa-masa liburnya. Seperti diketahui, MotoGP 2024 baru akan tancap gas pada bulan Maret mendatang, di mana Sirkuit Losail menjadi tuan rumah perdana.
Dengan keberhasilannya keluar sebagai juara, Bagnaia tentu masih akan balapan bersama Ducati Lenovo bersama Enea Bastianini. Sementara Jorge Martin bakal balapan dengan Prima Pramac Racing bersama Franco Morbidelli.