
Sumber: Instagram @arsenal
SABANEWSINDO.com – Banyak kalangan yang meyakini kalau Arsenal mampu keluar sebagai juara Premier League musim ini. Namun tidak demikian dengan mantan pelatih Manchester United dan Chelsea, Jose Mourinho.
Saat ini, Arsenal sedang berada dalam jalur yang tepat untuk keluar sebagai pemenang. Mereka menempati peringkat satu dalam klasemen sementara dengan keunggulan satu poin dari pesaing terdekatnya, Liverpool.
Memang, musim masih panjang. Jarak satu poin tidak lantas menandakan Arsenal dalam posisi yang aman. Akan tetapi, keyakinan publik bisa terbentuk karena the Gunners tampil cukup konsisten sejauh ini.
Namun itu belum meyakinkan Mourinho, yang saat ini menukangi AS Roma, untuk menyebut Arsenal sebagai salah satu kandidat terkuat juara. Ia menyampaikan alasannya saat menjadi pembicara di siniar milik John Obi Mikel.
Obrolan berlangsung hangat, dimulai dari pertanyaan Obi Mikel soal kans Arsenal juara Premier League. Pelatih asal Portugal itu hanya memberikan jawaban sederhana: “tidak.” Membuat Obi Mikel langsung tertawa.
Baca juga: Arsenal vs Brighton and Hove Albion: The Gunners Geser Liverpool
“Rivalitasnya masih ada!” kata Obi Mikel. Namun Mourinho langsung membantah tudingan itu dan memberikan alasannya. “Tapi ini bukan soal rivalitas… ini bukan momen yang tepat [untuk mereka],” jawab Mourinho.
Mourinho kemudian melanjutkan perbincangan dengan menyebut dua mantan klubnya, Chelsea dan Manchester United. Ia tanpa segan mencoret kedua klub tersebut dari perburuan gelar musim ini.
“Tentu saja Chelsea takkan menjadi juara, itu mustahil, jadi saya tidak memikirkan soal Chelsea. Tentu saja Manchester United takkan memenangkannya, saya juga tidak berbicara soal Manchester United.”
“Jadi hanya ada tiga tim dan dari ketiga tim itu, saya akan senang jika Arsenal juara. Saya akan sangat senang untuk [melihat mereka] sedikit membongkar tatanannya, tapi saya pikir 51-49 [antara Man City dan Liverpool],” lanjutnya.
“Dan saya bilang 51-49 karena ketika mengakumulasikan pertandingan yang akan datang, Manchester City memiliki dua tim!” pungkasnya.
(The Obi One Podcast via Metro Sports)