
Sumber: Instagram @davidalaba
SABANEWSINDO.com – Sebuah laporan menyebutkan bahwa Real Madrid takkan mengejar bek baru untuk menggantikan David Alaba. Namun kebijakan transfer tersebut ditentang oleh Carlo Ancelotti, yang mendesak klub untuk mendatangkan pemain baru.
Seperti diketahui, David Alaba mengalami cedera anterior crucate ligament (ACL) usai mengalahkan Villarreal akhir pekan kemarin. Cedera tersebut praktis membuat musim 2023/24 berakhir untuk sang bek.
Untungnya, meski tanpa Alaba, Real Madrid tetap mampu meraih kemenangan. Mereka berhasil menghajar Villarreal dengan skor telak 4-1, yang membuat kans menjuarai La Liga tetap terjaga.
Alaba menyusul bek Real Madrid lainnya, Eder Militao, yang lebih dulu mengalami cedera ACL. Dengan ini, Real Madrid hanya memiliki dua bek tengah dalam diri Antonio Rudiger dan Nacho Fernandez.
Dua bek tengah untuk mengarungi tiga kompetisi berbeda tentu tidak ideal. Sehingga akan masuk akal kalau Real Madrid turun ke bursa transfer Januari untuk merekrut pemain anyar. Namun, laporan terkini berujar Real Madrid takkan melakukannya.
Ini tidak sejalan dengan keinginan Carlo Ancelotti, seperti yang dilaporkan oleh Relevo. Pelatih berkebangsaan Italia tersebut diketahui meminta Real Madrid untuk mendatangkan pemain berpengalaman untuk mengisi jantung pertahanan.
Baca juga: Real Madrid vs Villarreal: Terlalu Tangguh, Tuan Rumah Menang Meyakinkan
Kendati demikian, Ancelotti tidak lantas memaksakan keinginannya dipenuhi secara spesifik. Ia juga akan mencari alternatif jika bek berpengalaman tak bisa didatangkan pada bulan Januari ini.
Real Madrid sendiri diketahui sedang berusaha untuk mengikat kencang pinggangnya untuk mendatangkan penyerang anyar. Nama-nama yang dikaitkan dengan raksasa La Liga tersebut di antaranya Kylian Mbappe dan Erling Haaland.
Selain itu, Real Madrid juga diketahui telah menjadikan Victor Osimhen sebagai alternatif. Namun merekrut striker baru ini akan membutuhkan biaya besar. Selain dari Mbappe, striker yang diincar Los Merengues memiliki klausul rilis besar.
Real Madrid berusaha untuk menjaga pengeluarannya agar tidak bertabrakan dengan kebijakan Financial Fair Play. Oleh karena itu, mereka harus berhemat agar tidak mengalami nasib serupa seperti Barcelona.
(Relevo)