
Sumber: Instagram @leomessi
SABANEWSINDO.com – Ketika berbicara soal Barcelona, pasti sulit untuk tidak melibatkan Lionel Messi. Tidak bisa dimungkiri kalau bintang asal Argentina tersebut sudah terlalu erat kaitannya dengan Barcelona.
Messi memulai karier profesionalnya di Barcelona pada musim 2004/05 lalu sebagai jebolan dari La Masia. Ia tidak pernah melangkahkan kaki keluar dari Camp Nou sampai akhirnya pindah ke PSG pada tahun 2021 lalu.
Messi tidak berlama-lama di PSG. Ia menghabiskan kontrak berdurasi dua tahun di Paris. Ketika kontraknya sudah akan habis, muncul sejumlah laporan kalau sang bintang bisa kembali bergabung dengan Barcelona.
Namun pada akhirnya, laporan-laporan yang mengatakan bahwa Messi akan kembali ke Barcelona tidak terwujud. Pria berumur 36 tahun tersebut memutuskan untuk bergabung dengan klub Amerika Serikat, Inter Miami.
Meski usianya sudah jauh dari kata muda, Messi tetap mampu menunjukkan performa maksimal di atas lapangan. Sehingga tidak heran kalau beberapa fans Barcelona masih berharap sang idola kembali ke Catalan.
Baca juga: Jangan Terlalu Berharap Melihat Barcelona Rekrut Pemain Baru di Januari
Sedihnya, itu mungkin tidak akan terjadi. Joan Laporta selaku presiden Barcelona mengatakan bahwa Messi takkan kembali, meskipun dengan status pinjaman. Hal ini dikarenakan adanya regulasi dari FIFA.
“Berbagai macam berita telah keluar, tapi saya percaya bahwa ini tidak akan dibolehkan oleh FIFA,” tutur Laporta kepada EFE ketika ditanya soal kemungkinan meminjam Messi dari Inter Miami.
Laporta juga menjelaskan alasan mengapa Barcelona tidak mendaratkan Messi kembali ke Spotify Camp Nou setelah putus kontrak dengan PSG. Hal ini didasari oleh keputusan Messi yang memang lebih memilih pindah ke Amerika Serikat.
“Pada akhirnya, itu tak terjadi, sebab apa yang dia beritahukan benar-benar logis: Sebab tekanan yang dia alami di Paris, dia lebih memilih ke Inter Miami karena itu akan memberi stabilitas kepada dia. Keputusan yang kami hormati,” lanjutnya.
Laporta kemudian ditanya soal kemungkinan Messi menjalani laga perpisahan di Barcelona ketika gantung sepatu nanti. Ia membuka peluang untuk itu, dan mempersilahkan sang mantan untuk menentukan waktunya.
“Kami terbuka untuk melakukannya kapanpun dia inginkan. Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah, dan karena kami menghormati dan mengaguminya, dia, tentu saja, pantas untuk dihormati di Barcelona,” kata Laporta lagi.
“Saya tidak tahu apakah Messi akan mendapat kehormatan ketika kami kembali ke Spotify Camp Nou pada akhir tahun 2024, atau ketika stadion selesai dibangun pada Juli 2026,” pungkasnya.
(EFE)