
Sumber: Instagram @aleixespargaro
SABANEWSINDO.com – Persaingan dalam kompetisi MotoGP tentunya memberatkan Aleix Espargaro yang sudah tidak lagi muda. Meski demikian, pembalap berkewarganegaraan Spanyol itu tidak tertarik untuk pensiun dalam waktu dekat.
Espargaro, berusia 34 tahun, masih terikat kontrak dengan Aprilia sampai akhir MotoGP 2024. Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kedua belah pihak akan melanjutkan kerja sama lebih lama.
Kendati demikian, Aprilia tampaknya tidak punya alasan untuk berpisah dengan Espargaro dalam waktu dekat ini. Sebab ia masih menjadi pembalap terbaik mereka dan berhasil finis di peringkat keenam musim lalu.
Persaingan di MotoGP diprediksi akan berjalan semakin ketat, terutama dengan pindahnya Marc Marquez ke Ducati Gresini. Tentu saja, ini bisa jadi memberatkan buat Espargaro. Meski begitu, ia tidak berniat pensiun dalam waktu dekat.
“Tidak, saya tidak berpikir bahwa tahun depan akan menjadi terakhir. Saya sangat menikmati hidup, di luar dari episode [dengan Morbidelli] di Qatar. Jadi jika saya cepat, saya pikir saya akan membalap sedikit lebih lama,” tuturnya.
Baca juga: Saran Marc Marquez untuk Repsol Honda: Mau Juara? Motornya Harus Cepat Dong!
Selain persaingan ketat, jadwal pertandingan yang kian padat juga bisa menjadi masalah besar bagi pembalap veteran seperti Espargaro. Ia sendiri juga mengakui hal itu, dan tidak menyukainya.
“Saya tidak menyukai jadwal [balapan akhir pekan] dan saya tidak menyukai kalendarnya. itulah yang saya rasakan. Saya paham posisi penyelenggara [dan[ mereka bisa membuat 45 balapan jika mau… tapi di mana batasnya?” lanjutnya.
Seperti diketahui, penyelenggara MotoGP menambah dua balapan lagi pada musim 2024 mendatang. Dari 20 menjadi 22 seri. Itu artinya, tiap pembalap akan menjalani 44 pertandingan termasuk sesi Sprint pada hari Sabtu.
Dua tambahan sirkuit meliputi Sirkuit Aragon, Spanyol, yang sempat absen selama beberapa musim. Selain itu, Kazakhstan juga masuk dalam daftar kalender dengan menyediakan Sirkuit International Sokol.
Espargaro akan menggunakan motor RS-GP buatan Aprilia bersama rekan setimnya, Maverick Vinales. Kedua pembalap ini tampil impresif dalam perebutan peringkat enam di klasemen akhir MotoGP musim lalu.
(Crashnet)