
Sumber: Instagram @manchesterunited
SABANEWSINDO.com – Sir Jim Ratcliffe akhirnya resmi menjadi bagian dari jajaran Manchester United. Baru-baru ini, pihak klub mengumumkan secara resmi pembelian saham sebesar 25 persen yang dilakukan Ratcliffe bersama perusahaannya, INEOS.
Rumor soal kedatangan Ratcliffe telah berhembus sejak lama. Ia bahkan menjadi salah satu kandidat pemilik penuh the Red Devils ketika Keluarga Glazer mengumumkan penjualan klub beberapa waktu lalu.
Sayangnya, Keluarga Glazer mematok harga yang sangat tinggi untuk menjual Manchester United. Ratcliffe enggan memenuhi permintaan tersebut, begitu juga dengan calon pembeli the Red Devils lainnya, Sheikh Jassim.
Kedua sosok ini kemudian bersaing untuk mendapatkan saham 25 persen klub. Sampai kemudian Jassim memutuskan mundur dan meninggalkan Ratcliffe sebagai kandidat tunggal dalam perburuan saham.
Beberapa bulan lalu, diketahui bahwa Ratcliffe telah mencapai kesepakatan untuk membeli saham klub dengan nilai 1,3 miliar pounds. Namun prosesnya baru benar-benar rampung setelah klub mengeluarkan pernyataan resminya.
Baca juga: Manchester United Dilarang Mengasihani Diri Sendiri, Erik Ten Hag: Semua Harus Tanggung Jawab
Ratcliffe dikenal sebagai pendukung setia Manchester United. Ia memiliki ambisi, yakni membawa klub kembali ke puncak kejayaannya. Seperti di era kepemimpinan Sir Alex Ferguson dulu.
“Kami ingin melihat Manchester United kembali ke tempat yang seharusnya, yakni di puncak sepak bola Inggris, Eropa, dan juga dunia,” tegas Ratcliffe seperti yang dikutip The Globe and Mail.
Ratcliffe sendiri diketahui sudah punya ketertarikan untuk memiliki peran dalam klub sepak bola sejak lama. Bahkan di tahun 2022 kemarin, ia sempat masuk dalam daftar calon pembeli Chelsea.
Namun ketertarikan itu tidak berlangsung lama. Sebab Todd Boehly telah menutup persaingan. Ia resmi menjadi memulai era baru di Chelsea usai dipegang selama bertahun-tahun oleh pengusaha asal Rusia, Roman Abramovich.
Manchester United takkan menjadi satu-satunya klub yang dipegang Ratcliffe. Seperti diketahui, ia mengambil kendali salah satu klub Prancis, Nice, empat tahun lalu. Musim ini, Nice tampil impresif dan sedang menempati peringkat kedua Ligue 1.
(The Globe and Mail)