Cristian Romero | Sumber: Reuters/Tony Obrien
SABANEWSINDO.com – Tottenham bakal ditinggal bek tengah mereka, Cristian Romero, hingga lima minggu karena mengalami cedera hamstring, demikian diungkapkan manajer Ange Postecoglou.
Pemain Argentina berusia 25 tahun itu mengalami cedera saat timnya menang 2-1 atas Everton di akhir pekan lalu.
Bek Tottenham lainnya, Micky van de Ven dan Ryan Sessegnon, juga bermasalah dengan cedera, sementara full-back Destiny Udogie diskors untuk laga Kamis di markas Brighton.
“Kehilangan [Romero], pastinya merupakan hal yang mengecewakan,” kata Postecoglou.
“Dia menjalani pemindaian beberapa hari yang lalu dan diketahui mengalami cedera pada hamstring. Kami melihat mungkin empat atau lima minggu untuknya.”
Absen membela Tottenham bukanlah hal baru bagi Romero. Anggota timnas Argentina yang memenangi Piala Dunia 2022 itu juga melewatkan tiga pertandingan karena skors pada bulan November dan Desember, setelah dikartu merah saat timnya kalah 4-1 dari Chelsea.
Baca juga: Capai Kesepakatan! Man City Kalahkan Barcelona dalam Perburuan ‘New Messi’
Absennya Romero terbukti berpengaruh pada tim. Tottenham hanya bisa meraih satu poin saat dirinya absen dan kalah dari West Ham saat comeback, dan kemudian memenangi tiga pertandingan terakhir mereka.
Spurs berada di urutan keempat di Premier League, enam poin di belakang pemimpin Liverpool, yang telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
“Kami jelas merindukannya dengan sanksi dan sekarang kami baru saja mendapatkannya kembali dan dia membuat tim tenang,” kata Postecoglou.
“Sekarang dia akan absen lagi untuk waktu yang cukup lama.”
Bek Belanda Van de Ven telah membangun kemitraan yang menjanjikan dengan Romero sebelum dia mengalami cedera hamstring kala melawan Chelsea pada bulan November.
Postecoglou mengatakan Van de Ven “semakin dekat” untuk kembali latihan bersama tim utama, tetapi bek tengah berusia 22 tahun itu tidak akan siap sampai pertandingan Premier League di Manchester United pada 14 Januari.
“Dia segera siap bermain, itu pasti,” tambah Postecoglou.
“Pada titik tertentu, pertengahan Januari, dia bisa siap bermain, tetapi bagaimana kita menggunakannya setelah absennya begitu lama akan tergantung di mana dia berada.”