
Sumber: Instagram @marcmarquez93
SABANEWSINDO.com – Selama beberapa tahun, Marc Marquez mendominasi ajang MotoGP dan bahkan keluar sebagai juara. Namun dalam dua tahun terakhir, ia menjadi bulan-bulanan pembalap lain dan kesulitan untuk bersaing di papan atas klasemen.
Bahkan pada musim 2023 kemarin, Marquez cuma mampu finis di peringkat ke-14. Ia hanya mengumpulkan 96 poin saja dan jarang terlihat berada di podium. Pencapaian terbaiknya hanya menjadi juara tiga di seri Motegi, Jepang.
Menurunnya prestasi Marquez disebabkan oleh performa motor yang digunakannya selama membela Repsol Honda. Dan pada musim 2024 ini, ia bakal melintasi sirkuit bersama motor baru yang disediakan Ducati Gresini.
Musim lalu, Ducati telah memamerkan kualitas tinggi dari motornya. Hal inilah yang membuat Francesco Bagnaia selaku perwakilan Ducati Lenovo keluar sebagai juara. Marquez pun diprediksi akan menggila dengan motornya di musim 2024.
Beberapa kalangan telah memperingatkan pembalap MotoGP lainnya, bahwa kepindahan Marquez ke Gresini akan membuat mereka kesulitan. Ini bisa jadi ajang balas dendam terhadap pembalap lain, tetapi Marquez enggan melakukan itu.
Baca juga: Berkat Andil Jorge Martin, Pecco Bagnaia Bisa Juara MotoGP 2023
Marquez berbicara soal itu ketika bertemu AS. Jurnalis AS sempat bertanya: “Apakah anda melihat kalau mereka punya mania untuk [mengalahkan] anda dan melihatnya sebagai hal yang normal?”
Ia menjawab: “Ya, tapi seperti yang pernah saya katakan dulu, saya katakan lagi sekarang, tidak ada yang abadi. Ya, di masa lalu saya telah berbuat banyak, tapi saya harus menunjukkan bisa melakukan itu di masa sekarang.”
“Tidak ada yang abadi dan itu akan menjadi sebuah kesalahan, dalam situasi saya saat ini, untuk berpikir soal apa yang satu orang atau yang lainnya lakukan terhadap saya. Hal itu harus dilupakan dan fokus pada diri sendiri.”
“Kalau saya balapan dengan rasa dendam, saya tidak akan ke mana-mana. Saya harus fokus pada diri sendiri, yang di mana itu hal terpenting.”
“Kemudian, ketika anda jadi tercepat di lintasan dan hasilnya keluar, anda punya waktu untuk memikirkan soal melakukan hal lain seperti yang terjadi di masa lalu, ketika saya balapan pada level tertinggi dan punya waktu bermain.”
“Namun saat ini… mereka bermain dengan saya dan saya tidak bisa bermain dengan mereka,” pungkasnya.
(AS)