
Sumber: Instagram @liverpoolfc
SABANEWSINDO.com – Ada momen unik yang tersaji dalam laga lanjutan Premier League antara Liverpool melawan Newcastle United, Selasa (2/1/2024) dini hari tadi. Mohamed Salah terlihat mengganti sepatunya dan langsung memberikan kontribusi besar.
Pemain berusia 31 tahun tersebut tampil sejak menit awal dalam laga terakhirnya bersama Liverpool sebelum pergi ke Piala Afrika. Di babak pertama, ia mendapatkan kesempatan menjadi eksekutor penalti.
Namun sayang, Mo Salah gagal menunaikan tugas yang seharusnya bisa membuat Liverpool unggul. Mo Salah juga tidak banyak melakukan aksi ciamik untuk mengobrak-abrik pertahanan sang lawan.
Situasinya berubah ketika memasuki babak kedua. Mo Salah terlihat masuk dengan sepatu yang berbeda. Pergantian itu ternyata memberikan efek positif, sebab Mo Salah berhasil mencetak gol empat menit setelah laga dimulai kembali.
Secara keseluruhan, Mo Salah mencetak dua gol dan satu assist yang membantu Cody Gakpo membubuhkan namanya di papan skor. Liverpool pun berhasil keluar dengan kemenangan meyakinkan 4-2.
Baca juga: Liverpool Kalahkan Newcastle United, Jurgen Klopp: Super Game!
Usai laga, Mo Salah berbicara soal keputusan mengganti sepatunya. “[Sepatu] yang saya gunakan ketika gagal penalti, saya baru berlatih menggunakan itu kemarin,” tuturnya kepada situs resmi klub.
“Ini bukan soal takhayul karena saya bermain dengan banyak sepatu. Namun ketika saya merasa itu telah bermain-main dengan kepala saya, oke, keluar, ganti sepatunya!” lanjut mantan pemain AS Roma tersebut.
“Saya tidak suka kalau harus masuk ke babak kedua sembari berpikir, ‘saya tidak akan mencetak gol dengan ini’. Jadi saya membuat pikiran tenang terlebih dahulu dan fokus kepada permainan.”
Mo Salah kemudian melanjutkan perbincangan dengan topik kegagalannya mengeksekusi penalti di babak pertama. Ia belajar dari kesalahan dan tidak mengulanginya ketika mendapatkan kesempatan penalti di babak kedua.
“Saya tenang, mencoba melakukan tugas. Saya selalu berlatih. Penalti pertama, saya bingung karena kiper lawan bergerak dan melambaikan tangan dan saya berpikir, ‘Ok, mari coba arahkan bola ke tengah’.”
“Namun dia berhasil menyelamatkan bola dengan sangat baik. Pada penalti kedua, saya melakukan apa yang biasa dilakukan saat latihan dan menunaikan tugas saya,” pungkasnya.