
Sumber: Instagram @marcmarquez93
SABANEWSINDO.com – Banyak yang memprediksi kalau Marc Marquez akan menggila dalam pentas MotoGP 2024 bersama tim baru, Ducati Gresini. Namun itu tidak membuat tim lain, termasuk tim-tim yang ada di bawah payung Ducati, menjadi gentar.
Sudah bukan rahasia lagi kalau performa motor jadi masalah utama Marquez di musim kemarin. Marquez pun memilih hijrah dari Repsol Honda yang tak mampu memenuhi kebutuhannya perihal kuda besi.
Ducati sendiri mendominasi jalannya MotoGP musim lalu. Bahkan dua posisi teratas klasemen akhir dihuni oleh para pembalap yang berada di bawah naungan Ducati, yakni Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.
Kehadiran Marquez di Gresini bisa menjadi kabar buruk buat pembalap lainnya, tidak terkecuali mereka yang dimiliki oleh Ducati. Termasuk Bagnaia, yang berhasil keluar sebagai juara dalam dua seri terakhir berturut-turut.
Ada indikasi kalau tim-tim Ducati lainnya takkan membagikan data penting perihal balapan kepada Gresini. Namun petinggi Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menampik isu tersebut dan mengaku tidak gentar dengan kehadiran Marquez.
Baca juga: Marco Bezzecchi Buka-bukaan Soal Alasan Bertahan di VR46 dan Menolak Pramac Ducati
“Sudah sangat jelas. Kami memiliki delapan Ducati yang diperlakukan dengan jujur, untuk apa yang sepantasnya buat mereka, dan apa yang telah tertulis di dalam kontrak,” kata Tardozzi kepada Motorsport.com.
“Saya bisa melihat semua data dari pembalap lain. Tapi kami takkan menghentikan tim lain melawan tim resmi. Mereka punya hak untuk melakukan yang terbaik, mereka memiliki hak untuk punya semua informasi guna mengalahkan kami.”
“Kami memberikan semua kabar terbaru kepada para pembalap yang pantas. Jadi, jika kami takut, kami takkan melakukannya. Kami memiliki pendekatan yang berbeda. Ini artinya kami memikirkan persaingan di dalam Ducati.”
“Kami senang memiliki kompetisi internal semacam ini, yang membantu kami untuk bertumbuh dalam data dan teknisi kami sangat senang memiliki delapan kesempatan dengan delapan pembalap untuk melihat apa yang terjadi pada motor,” tutup Tardozzi.
(GPOne)