
Sumber: Instagram @mancity
SABANEWSINDO.com – Padatnya jadwal pertandingan yang harus dilakoni membuat sejumlah klub Inggris, terkadang, menyepelekan satu kompetisi. FA Cup merupakan salah satu ajang yang kerap disepelekan karena gengsinya.
Pada tahun 2020 lalu, Liverpool sempat membuat sensasi dengan menurunkan skuat U-23 dalam laga ulangan FA Cup kontra Shrewsbury. Bahkan Jurgen Klopp pun memilih untuk tidak terlibat dalam pertandingan tersebut.
Sebagai gantinya, Neil Critchley selaku pelatih tim U-23 didapuk sebagai nahkoda Liverpool dalam laga tersebut. Ini, bisa dikatakan, adalah bentuk protes Klopp terhadap jadwal padat yang harus dilakoni The Reds.
“Premier League meminta kami untuk menghormati jeda musim dingin. Itulah yang kami lakukan. Jika FA tidak menghormati itu, maka kami tak bisa mengubahnya. Kami takkan ada di sana,” kata Klopp dikutip BBC waktu itu.
Memang, FA Cup tidak sementereng kompetisi lain seperti Premier League dan Liga Champions di zaman sekarang. Kendati demikian, FA Cup pantas dihormati karena merupakan kompetisi tertua di dunia sepak bola.
Baca juga: Manchester City Lepas Kipernya Ke Klub MLS
Berbeda dengan Liverpool, Manchester City justru memandang tinggi kompetisi ini. Semenjak dipegang Josep Guardiola, The Citizens mencapai semifinal FA Cup sebanyak enam kali dan keluar sebagai juara dua kali.
Bukan cuma FA Cup, Manchester City juga tidak memandang kompetisi lainnya seperti Carabao Cup dengan sebelah mata. Guardiola mengatakan kalau timnya selalu menganggap serius dua ajang tersebut.
“Untuk Huddersfield, kami akan mempersiapkan pertandingan dengan serius karena ini FA Cup, sudah sepantasnya begitu. Kami harus melakukan apa yang harus dilakukan di setiap laga, bisa menang dan kalah,” katanya dikutip Goal International.
“Namun karena kehebatan konsistensi, mereka membuktikan itu selama bertahun-tahun. Ini tentu saja rasa hormat. Kami tak bisa memenangkan empat Carabao Cup berturut-turut jika tak menganggap setiap pertandingannya dengan serius.”
“Itu mustahil. Belum ada tim yang pernah melakukannya, empat kali berturut-turut di sepak bola modern dengan rival yang luar biasa. Itu artinya kami selalu ada di sana. Sama seperti FA Cup, ini sangat, sangat penting,” pungkasnya.
(Goal International)