Thierry Henry | Sumber: Reuters/Johanna Garron
SABANEWSINDO.com – Masalah kesehatan mental dialami banyak orang, tak terkecuali para public figure. Salah satu yang mengaku pernah mengalaminya adalah Thierry Henry.
Mantan striker Prancis dan Arsenal itu mengaku sempat berjuang dengan kesehatan mentalnya selama karirnya, menambahkan dirinya sempat “mengalami depresi.”
“Sepanjang karir saya, dan sejak saya lahir, saya pasti mengalami depresi,” kata Henry kepada podcast The Diary Of A CEO.
“Apakah saya mengetahuinya? Tidak. Apakah saya melakukan sesuatu? Tidak. Tapi saya beradaptasi dengan cara tertentu.”
Baca juga: Perwakilan Kylian Mbappe Tegaskan Belum Ada Kesepakatan dengan Real Madrid
Henry mengatakan, masa-masa sulit baginya selama pandemi COVID-19, ketika ia menangani Montreal.
“Saya berada dalam isolasi di Montreal, dan tidak bisa bertemu anak-anak saya selama setahun adalah hal yang berat,” tambahnya.
“Air mata itu keluar sendiri. Kenapa aku tidak tahu, tapi mungkin air mata itu sudah lama sekali,” kenangnya.
Pria berusia 46 tahun ini mengakhiri karir gemilangnya di klub selama 20 tahun pada tahun 2014. Selain membela Arsenal, Henry juga pernah bermain untuk AS Monaco, Juventus, Barcelona dan New York Red Bulls.
Dia mencetak 228 gol untuk Arsenal selama dua periode, memenangkan dua gelar Premier League sebelum pindah ke Barca, di mana dia memenangkan sepasang gelar LaLiga serta Liga Champions.
Pemenang Piala Dunia bersama Prancis, Henry juga pernah mengelola tim muda Arsenal, menjabat sebagai asisten pelatih Belgia, dan menjadi pelatih kepala Monaco dan Montreal Impact di MLS. Dia kini menduduki jabatan sebagai pelatih kepala Prancis U-21 pada bulan Agustus.