
Sumber: Instagram @donnarumma
SABANEWSINDO.com – Gianluigi Donnarumma sudah menarik perhatian sejak dirinya mencatatkan debut pada usia muda bersama raksasa Italia, AC Milan. Bahkan baru-baru ini terungkap kalau Real Madrid juga sempat kepincut dengan kiper PSG tersebut.
Donnarumma bergabung dengan Rossoneri ketika usianya masih 14 tahun. Setelah dua tahun memperkuat skuat muda, ia mendapatkan panggilan untuk bergabung dengan tim senior dari sang pelatih, Filippo Inzaghi.
Namun bukan Inzaghi yang memberinya kesempatan debut bersama tim senior, melainkan Sinisa Mihajlovic. Ia bermain dalam laga uji coba kontra Real Madrid di ajang International Champions Cup pada musim 2015/16.
Donnarumma tampil menggantikan Diego Lopez di bawah mistar gawang pada menit ke-72, dan berhasil mencatatkan clean sheet sampai akhir laga. Sayangnya, Milan kalah dalam drama adu penalti dengan skor 9-10.
Ia membayar kegagalannya mengeksekusi penalti dalam laga TIM Trophy, di mana Milan dipertemukan dengan Sassuolo. Ia menyelamatkan dua sepakan pemain Sassuolo dalam drama adu penalti yang membuat Milan keluar sebagai pemenang.
Baca juga: Tampil Mengesankan, Arda Guler Banjir Pujian dari Carlo Ancelotti
Debut resminya dilakoni pada tanggal 25 Oktober saat Milan bertemu Sassuolo lagi dalam ajang Serie A. Ia membantu klub meraih kemenangan perdananya usai gagal dalam tiga laga sebelumnya dengan skor tipis 2-1.
Sejak itu, Donnarumma mulai sering dimainkan di bawah mistar gawang. Setahun berselang, ketertarikan dari Real Madrid tiba. Klub raksasa Spanyol itu bahkan telah membuat penawaran yang kemudian ditolak oleh sang kiper.
“Gigio adalah kiper terbaik di dunia, pelatih kiper yang pernah bekerja dengan dia berkata begitu. Real Madrid menginginkan dia saat berusia 17 tahun, tapi dia menolak mereka demi Milan setelah melihat kabinet trofi [Real Madrid],” kata agennya, Enzo Raiola.
Donnarumma kemudian hengkang pada tahun 2021 setelah gagal mencapai kesepakatan untuk perpanjangan kontrak dan memilih pindah ke PSG. Milan kemudian memilih Mike Maignan sebagai penggantinya.
Raiola memberikan komentarnya terkait keputusan tersebut. “Maignan bermain dengan sangat baik; dia starter di Timnas Prancis, dan impaknya melakukan sesuatu yang penting di Italia,” tutur Raiola lagi.
“Namun, saya tidak akan mengatakan bahwa dia sebuah peningkatan dari Donnarumma. Saya tidak ingin melebih-lebihkan, tapi saya pikir mereka tidak bisa dibandingkan untuk saat ini,” pungkasnya.
(DAZN)