Sumber: Reuters/Jennifer Lorenzini
SABANEWSINDO.com – Tottenham Hotspur akhirnya mendapat amunisi baru di lini belakang. Lilywhites baru saja meresmikan kedatangan Radu Dragusin dari Genoa.
Dragusin digaet dari klub Serie A tersebut dengan banderol 25 juta euro plus bonus lima juta euro. Dragusin sudah berada di London sejak hari Rabu lalu setelah kesepakatan dicapai dengan Genoa.
Dengan rampungnya tes medis, Dragusin diperkenalkan sebagai pemain baru Tottenham, Jumat (12/1/2024) dini hari WIB, dan diberikan nomor punggung 6. Dragusin diikat kontrak berdurasi 6,5 tahun sampai 2030.
“Kami dengan senang hati mengumumkan kedatangan Radu Dragusin dari tim Serie A Genoa, yang tinggal menunggu pengesahan dokumen dan izin kerja,” ujar pernyataan resmi Tottenham.
Kedatangan Dragusin jadi jawaban atas krisi bek tengah yang dialami Tottenham usai cedera Micky van de Ven dan Cristian Romero. Performa mantap bek Rumania itu bersama Genoa jadi alasan mengapa manajer Ange Postecoglu menginginkannya.
Dalam perebutan Dragusin, Tottenham berhasil mengalahkan Bayern Munich yang juga sempat menginginkannya. Dragusin pindah ke Italia pada 2016 saat gabung dengan tim muda Juventus.
Dia melakoni debut profesional pada usia 18 tahun Desember 2020 saat Juventus bermain di Liga Champions kontra Dynamo Kiev. Cuma empat kali tampil di tim utama Juventus, Dragusin dipinjamkan ke Salernitana dan Genoa.
Baca juga: Eric Dier Hijrah Ke Bayern Munich
Berhasil mengangkat kedua tim itu promosi ke Serie A, Dragusin dipermanenkan Genoa. Dia sudah tampil 22 kali dan membuat dua gol di Serie A musim ini.
Dragusin sendiri akan mengisi pos yang ditinggalkan Eric Dier, yang bergabung dengan Bayern Munich.
“Dari pengalaman, kita tahu segala sesuatunya bisa berjalan salah di detik-detik akhir. Dia ada di Munich dan kami mencoba menuntaskan kesepakatan dan mencari alternatif lain di posisi pertahanan skuad kami,” kata Pelatih Bayern Thomas Tuchel dalam jumpa pers, Kamis (11/1/2024).
“Tapi saya lebih suka menunggu sampai semuanya beres. Saya rasa dia kurang lebih spesialis di peran bek tengah. Pernah bermain sebagai jangkar. Dia bisa bermain dalam pola empat dan tiga bek, jadi kami bisa membebaskan Leon Goretzka di tengah, jadi dia tak perlu beralih-alih dari posisi nomor delapan dan mundur lebih dalam,” imbuhnya.