Sumber: BWF
SABANEWSINDO.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan mengaku masih memiliki hasrat besar untuk bisa terus bermain dan bermain. Padahal, usia keduanya bisa dikatakan tidak lagi muda, Ahsan 36 dan Hendra 39 tahun.
“Kami terus bermain. Kami tidak bisa memprediksi masa depan tapi kami akan tetap bermain untuk saat ini,” ungkap Hendra Setiawan usai kemenangan 21-18 21-15 di babak pertama atas Akira Koga/Taichi Saito.
Ketika ditanya apakah mereka akan mempertimbangkan untuk gantung raket pasca Olimpiade Paris 2024, Mohammad Ahsan berkata: “Mari kita lihat. Kita tak pernah tahu.”
Tim Indonesia, yang merupakan juara dunia tiga kali sebagai tandem, juga menolak menyerah dalam upaya mereka untuk lolos ke Olimpiade Musim Panas ketiga mereka.
Hanya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lebih diunggulkan di zona aman pada peringkat Race to Paris. Ahsan/Setiawan adalah pasangan putra dengan peringkat tertinggi keempat di negara mereka, tertinggal lebih dari 6.000 poin di belakang peringkat kedua Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.
Baca juga: Malaysia Open 2024: Unggulan Dari Indonesia Masih Melenggang
Di nomor ganda, Komite Olimpiade Nasional dapat memasukkan dua pasangan jika keduanya berada di peringkat delapan besar ketika kualifikasi berakhir pada 28 April.
“Kami belum menyerah pada impian Olimpiade kami. Secara matematis, ini belum berakhir,” kata Hendra.
“Kami ingin tampil maksimal di setiap turnamen dan memberikan upaya terbaik kami di kualifikasi. Apa pun mungkin.”
“Kami masih mengejar poin Olimpiade,” ujar Ahsan menambahkan.
“Itu masih mungkin meskipun kelihatannya tidak mungkin tercapai. Kami belum siap untuk mengakui kekalahan.”