
Sumber: Instagram @johnterry.26
SABANEWSINDO.com – Torehan buruk yang diterima Chelsea terbilang cukup memprihatinkan. Meskipun telah mendatangkan pelatih sekaliber Mauricio Pochettino, mereka tetap belum bisa bersaing di papan atas klasemen Premier League.
Saat ini, mereka tengah menduduki peringkat ke-10. Bisa jadi lebih baik jika mampu mengalahkan Fulham pada akhir pekan ini, asal pesaing terdekatnya tidak meraih poin penuh. Namun yang pasti, ini bukan tempat Chelsea yang sebenarnya.
Sejak dipegang Todd Boehly, Chelsea telah mempekerjakan sejumlah pelatih. Mulai dari Graham Potter, Bruno Saitor yang berperan sebagai interim, kemudian Frank Lampard, dan terbaru Pochettino.
Namun tidak satupun dari pelatih-pelatih tersebut mampu membawa Chelsea ke era kejayaannya. Jika demikian, mungkin masalahnya terletak pada pemain yang tak mampu memberi kontribusi maksimal di lapangan.
Sementara itu, menurut Jamie O’Hara yang pernah bermain di di Premier League, kekurangan Chelsea terletak pada sosok pemimpin. Ia tidak merasakan adanya pemimpin di dalam tim dan meyakini kalau the Blues harus memulangkan Terry.
Baca juga: Posisi Mauricio Pochettino di Chelsea Tetap Aman, Ini Alasan Utamanya
“Hal pertama yang harus mereka lakukan adalah menelepon John Terry dan memasukkan dia ke ruang ganti, membiarkan dia bertemu beberapa pemain tersebut,” katanya kepada Grosvenor Sport.
“Standar mereka telah jatuh sangat jauh sampai melupakan apa artinya bermain buat Chelsea, dan mereka perlu diingatkan kembali soal itu.”
“Saya ingat bermain melawan Chelsea dan bertemu sosok seperti Terry, Michael Ballack, Frank Lampard, Ashley Cole dan Didier Drogba. Mereka sosok layak yang ingin muncul dan meraih hasil bagus, bahkan ketika bermain buruk.”
“Mereka tetap muncul dari kandangnya dan memenangkan pertandingan; mereka melewati tim dan menolak untuk berguling. Mereka bertarung demi mendapatkan hasil dan itulah kenapa mereka begitu sukses.”
“Saya melihat tim Chelsea ini melawan Middlesbrough pada Selasa malam – dan saya juga menyaksikan mereka dalam 18 bulan terakhir – dan mereka sangat lembut. Mereka benar-benar tidak memiliki kualitas pemimpin,” tandasnya.
(Grosvenor Sport)