
Sumber: Instagram @acmilan
SABANEWSINDO.com – Masalah rasisme belum benar-benar hilang dari jagat sepak bola. Belum lama ini, Mike Maignan selaku kiper AC Milan mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan kala bertandang ke markas Udinese.
Milan dihadapkan dengan Udinese dalam laga pekan ke-21 Serie A yang digelar pada Minggu (21/1/2024) dini hari. Milan yang bertindak sebagai tamu di Stadio Friuli berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2.
Ini adalah tiga poin yang berharga buat Milan. Pasalnya, tim besutan Stefano Pioli tersebut sempat tertinggal 1-2. Untung gol dari Luka Jovic dan Noah Okafor pada menit-menit akhir laga membuat mereka mendapatkan kemenangan.
Namun perhatian publik tidak tertuju pada aksi heroik Milan yang membalikkan kedudukan. Insiden yang dialami Maignan menjadi pusat perhatian. Sebab sang kiper menerima ejekan dengan nada menirukan monyet di babak pertama.
Maignan kemudian melapor kepada Fabio Maresca selaku wasit perihal perlakuan tidak menyenangkan dari pendukung tuan rumah. Stadio Friuli mengimbau fans untuk menghentikan aksinya dengan ancaman penghentian pertandingan.
Baca juga: Aksi Rasisme Warnai Kemenangan AC Milan Atas Udinese
Sayangnya, imbauan tersebut tidak diindahkan. Maignan lalu kembali memberitahu wasit soal insiden rasisme tersebut dan pertandingan dihentikan untuk sementara. Maignan keluar dari lapangan dengan rasa kesal.
Baik pemain Udinese maupun Milan berusaha menenangkan sang kiper, sementara yang lain berusaha mengimbau fans untuk berhenti. Pertandingan dihentikan selama lima menit sebelum kemudian dimulai kembali.
Maignan menumpahkan amarahnya ketika menemui Sky Sport Italia usai pertandingan. “Apa yang terjadi di babak pertama adlaah pada goal kick, saya mendengar keributan seperti suara monyet, saya tidak mengatakan apapun,” katanya.
“Kedua kalinya ketika saya mengambil bola, saya mendengar itu lagi. Saya memberitahu bangku cadangan kami dan wasit keempat soal apa yang terjadi dan juga wasit, yang kemudian menghentikan pertandingan.”
“Saya bilang kami tidak bisa bermain seperti ini. Ini bukan kali pertama terjadi. Kami harus bilang bahwa apa yang mereka lakukan itu salah. Bukan seluruh penonton, kebanyakan fans ingin mendukung timnya dan mengejek anda, itu normal, tapi tidak seperti ini. Ini tidak boleh terjadi,” pungkasnya.
(Sky Sport Italia)