
Sumber: Instagram @vitor_roque9
SABANEWSINDO.com – Vitor Roque resmi bergabung dengan Barcelona ketika bursa transfer musim dingin dibuka. Seperti diketahui, klub raksasa Spanyol tersebut merekrutnya usai mencapai kesepakatan dengan Athletico Paranaense pada musim panas kemarin.
Seharusnya Roque bisa bergabung dengan Barcelona sejak musim panas kemarin. Sayangnya, regulasi Financial Fair Play memaksa kedua belah pihak untuk bekerja sama sampai pada bulan Januari ini.
Barcelona sendiri sempat mengalami masalah jelang kedatangannya. Mereka belum menyelesaikan permasalahan salary cap. Alhasil, hingga bulan Desember 2023 kemarin, ia belum bisa dipastikan bergabung dengan Barcelona.
Situasinya berubah ketika Pablo Gavi mengalami cedera kala membela Timnas Spanyol di pentas internasional. Pria berusia 19 tahun tersebut terpaksa absen sampai musim 2023/24 berakhir.
Pihak klub kemudian melakukan langkah cepat. Mereka menarik keluar Gavi dari daftar skuat, sehingga ada celah pada pembukuan gajinya. Dengan demikian, Vitor Roque jadi bisa didaftarkan saat berlabuh di Spotify Camp Nou.
Baca juga: Presiden Barcelona Meledak: Kejadian di Markas Real Madrid Itu Memalukan!
Roque menjalani laga debutnya saat Barcelona menghadapi Las Palmas di pentas La Liga. Ia masuk sebagai pengganti dan sempat bermain selama 12 menit. Barcelona sendiri berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.
Roque tampil dalam tiga lain, masing-masing melawan Barbastro, Unionistas, dan Real Betis. Namun semuanya dilakoni sebagai pengganti. Hal ini mengundang perhatian publik yang mengharapkan impak dari sang pemain.
Ternyata, ada alasan mengapa Roque belum diturunkan sebagai starter. Bar Canaletes mengungkapkan bahwa Roque sedang mengalami kesulitan dengan kehidupan barunya di Barcelona sejauh ini.
Ia tiba dalam keadaan kurang fit, usai menjalani pemulihan cedera yang didapatkan pada bulan September lalu. Roque juga disebut kesulitan beradaptasi secara sosial dengan tim dan belum mendapatkan rumah hingga sekarang.
Situasi ini semakin diperparah dengan tekanan dari publik. Roque melewatkan peluang emas ketika menghadapi Las Palmas dan Barbastro, yang membuat tekanan kepada dirinya semakin membesar.
(Bar Canaletes)