
Sumber: Instagram @marcmarquez93
SABANEWSINDO.com – Salah satu keluhan Marc Marquez musim lalu adalah tentang performa motor dari Repsol Honda. Pembalap asal Spanyol itu berulang kali mengeluh soal motor yang dirasa kurang bisa bersaing dengan tim-tim lain.
Hasilnya, Marquez tidak bisa bersaing dengan pembalap papan atas lainnya seperti Francesco Bagnaia dan Jorge Martin. Marc Marquez duduk di peringkat ke-14 dalam klasemen akhir dan hanya mampu meraih podium satu kali.
Inilah yang menjadi faktor utama mengapa Marquez memilih bergabung dengan Ducati Gresini untuk pagelaran MotoGP 2024. Menyusul saudaranya, Alex Marquez, yang pindah ke Gresini pada tahun 2023.
Sejatinya, Honda sudah menyadari keluhan Marquez dan telah bergerak untuk menciptakan prototipe motor 2024. Merujuk laporan El Periodico, motor tersebut dirasa sudah cukup bisa bersaing dengan tim-tim lainnya.
Sayangnya, motor tersebut terlambat jadi. Marquez sudah mencapai kesepakatan terlebih dahulu dengan Gresini dan mengutarakan niatannya untuk pindah. Padahal, tim Honda percaya Marquez bakal bertahan jika melihat prototipe itu.
Baca juga: Tatap Masa Depan, Ducati Amankan Jasa Fermin Aldeguer untuk MotoGP 2025
“Kami sudah hampir mempertahankan Marquez dan, tidak perlu diragukan lagi, kami akan mulai mengejar waktu yang hilang,” tutur salah satu member yang enggan disebutkan namanya, seperti dalam laporan.
El Periodico juga menyatakan bahwa prototipe motor yang digunakan pada tes akhir musim memiliki bobot delapan kilogram lebih ringan dari sebelumnya. Dan ini merupakan sebuah peningkatan yang signifikan.
“Selama dua tahun, Marc meminta mereka untuk membuat motor lebih pendek dan, di atas segalanya, merampingkannya, untuk mengurangi beban dan mereka tak pernah mendengar hal itu,” laporan melanjutkan.
“Dan sekarang, dalam dua bulan, mereka merakit sebuah motor baru yang, mungkin, setelah dicoba di tes Misano, akan membuat dia ragu dan bisa jadi, sekarang, dia masih akan jadi pembalap terbaik dalam sejarah.”
Nasi sudah menjadi bubur. Marquez telah memutuskan hengkang ke Ducati Gresini. Dan posisinya sendiri telah diambil alih oleh Luca Marini yang dikontrak selama dua tahun oleh Repsol Honda.
(El Periodico)