
Sumber: Instagram @gironafc
SABANEWSINDO.com – Berada di puncak klasemen La Liga seharusnya bisa membuat Girona bisa bersikap lebih sombong. Kendati demikian, mereka memilih tetap merendah dan mengatakan bahwa levelnya belum setara dengan Real Madrid.
Girona membuat kejutan dengan menduduki puncak klasemen La Liga cukup lama. Bahkan menurut catatan, sejak pekan ke-7 musim ini, mereka tidak pernah keluar dari dua besar dan bisa membuat klub sekelas Real Madrid kerepotan untuk menyalip.
Secara keseluruhan, tim berjuluk Blanquivermells itu hanya menelan satu kekalahan dari 22 pertandingan yang sudah dilakoni. Tentu ini bukan catatan lumrah buat klub yang finis di peringkat ke-10 dalam klasemen akhir musim lalu.
Mereka bisa saja bersikap tinggi hati, sampai mengungkapkan rasa optimis mampu keluar sebagai juara La Liga musim ini. Namun sang pelatih, Michel, memilih tetap merendah. Ia tahu bahwa timnya belum bisa disandingkan dengan Real Madrid.
“Tiga poin membawa kami lebih dekat dengan Eropa karena baik Real maupun Barca meraih kemenangan. Memimpikan Liga Champions? Ketika pertandingan tersisa 10, kami akan lihat lagi nanti,” katanya, dikutip dari Marca.
Baca juga: Tekuk Las Palmas, Carlo Ancelotti Senang Dengan Kedalaman Skuad Real Madrid
“Apa yang sudah jelas adalah bahwa Madrid memenangkan pertandingannya dengan mudah dan, pada saat bersamaan, kami sangat terbebani. Kami tidak berada pada level mereka,” lanjutnya.
Memang, pada akhir pekan kemarin, Girona cukup dibuat kerepotan oleh perlawanan dari Celta Vigo. Kendati tampil dominan dengan penguasaan bola hingga 61 persen, Girona cuma bisa meraih kemenangan dengan skor 1-0.
“Pertandingan berjalan rumit. Lapangan sangat menyakiti permainan tapi kami memiliki kepribadian untuk bermain di wilayah lawan,” Michel melanjutkan.
“Mereka dalam situasi sulit dan kami mampu mendominasi sejak awal, tapi ada peluang buat kedua tim. Secara mental kami mampu bermain dalam lapangan yang sulit untuk dimainkan,” tambahnya.
Michel enggan berekspektasi besar untuk musim ini. “Kami harus melalui laga demi laga. Kami hanya ingin bermain baik untuk menunjukkan kami bisa melakukan hal indah. Berpikir terlalu jauh hanya akan membuat kami takut,” pungkasnya.
(Marca)