
Sumber: Instagram @pecco63
SABANEWSINDO.com – Ducati tidak ingin membiarkan salah satu pebalap terbaiknya, Francesco Bagnaia, pindah ke tim lain selepas MotoGP 2024. Oleh karena itu, mereka berupaya untuk menyiapkan kontrak baru bagi pria asal Italia tersebut.
Tentu ini adalah sebuah langkah yang masuk akal. Sebab pada musim kemarin, Bagnaia berhasil mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan MotoGP. Ia memenangkan pagelaran dengan raihan 467 poin.
Ducati tengah was-was karena kontrak Bagnaia hanya berlaku sampai akhir tahun 2024. Artinya, ia bisa beralih ke tim lain saat kompetisi telah berakhir. Bahkan, Bagnaia bisa saja menerima tawaran sebelum seri terakhir musim ini.
Oleh karena itu, mereka sudah memulai pergerakan untuk menjaga Bagnaia dari pendekatan tim lain. Gigi Dall’Igna selaku manajer umum mengatakan bahwa pihaknya sudah mencoba mencari kesepakatan dengan sang pembalap.
“Kami sedang bekerja untuk mencoba mencapai kesepakatan dengan Pecco (sapaan akrab Bagnaia). Kontrak dengan juara dunia MotoGP dua kali bukanlah hal mudah, jadi kami masih mengerjakannya. Namun saya harap ini bisa selesai segera.”
Baca juga: Francesco Bagnaia Berikan Prediksi Pebalap Yang Jadi Rivalnya Di 2024, Siapa?
Kabar baiknya, Bagnaia sendiri mengaku ingin melanjutkan kiprahnya bersama Ducati. Ia mengatakan bahwa hubungan dengan tim sedang baik-baik saja dan mengakui bahwa obrolan sedang berlangsung.
“Kami sedang mendiskusikannya. Sudah jelas bahwa saya mencintai Ducati. Ducati, saya rasa, mencintai saya. Dan hubungan kami terus bertumbuh, selalu. Jadi saya pikir ini cuma masalah waktu,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Kata-kata Bagnaia seolah menggambarkan bahwa kontrak hanyalah formalitas belaka. Namun ini tidak berlaku kepada pebalap lain. Seperti misalnya Jorge Martin, yang tengah memperkuat tim satelit Ducati, Pramac Racing.
Martin memiliki ambisi untuk bermain buat tim ofisial suatu hari nanti. Masalahnya, ia memiliki kontrak yang juga berakhir pada penghujung pagelaran MotoGP 2024. Jika keinginannya tidak terpenuh, besar kemungkinan Martin akan pindah.
Kepindahan Martin bisa menjadi pukulan telak bagi Ducati. Sebab pria asal Spanyol itu enggan memperpanjang kontrak jika masih bertahan di Pramac. Musim lalu, ia berhasil keluar sebagai runner-up.
(Speedweek)