
Sumber: Instagram @fcbarcelona
SABANEWSINDO.com – Keputusan Xavi Hernandez untuk mundur membuat Barcelona jadi sibuk mencari sosok pelatih baru. Mereka pun diketahui sedang melirik sana-sini guna mendapatkan tanda tangan nahkoda yang sesuai dengan keinginan.
Untungnya, Xavi tidak langsung berhenti melakukan pekerjaan sebagai pelatih di Spotify Camp Nou. Pria asal Spanyol tersebut berkata bahwa dirinya akan tetap menjalani tugasnya hingga musim 2023/24 resmi berakhir.
Pengumuman keputusan mundur itu dinyatakan secara mengejutkan dan terbilang cepat. Namun situasinya cukup memungkinkan Barcelona untuk memulai persiapan mencari pelatih baru yang tersedia.
Mengingat kondisi finansial yang terbatas, Barcelona mungkin tidak akan merekrut pelatih ternama seperti Jurgen Klopp atau Jose Mourinho. Sebab sosok sekaliber mereka tentu meminta bayaran yang cukup besar.
Nama pertama yang masuk dalam incaran Barcelona adalah Frank Rijkaard. Pria asal Belanda itu bukan sosok baru karena pernah melatih di Camp Nou selama lima musim, terhitung sejak tahun 2003 sampai 2008.
Baca juga: Bawa Barcelona Menang, Vitor Roque Catat Prestasi Spesial
Kemunculan rumor itu terbilang sangat mengejutkan. Sebab Rijkaard sendiri diketahui telah pensiun sejak tahun 2014. Dan diketahui bahwa Rijkaard telah menolak tawaran Barcelona meski diiming-imingi Marco van Basten sebagai asistennya.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, kemudian beralih ke target lain yakni Marcelo Gallardo. Ia sempat melakukan pendekatan ke Gallardo sebelum mempekerjakan Xavi. Namun situasinya belum memungkinkan untuk kedua belah pihak bekerja sama.
Hal itu dikarenakan Gallardo masih menukangi River Plate kala Barcelona datang mendekat. Gallardo pun menolak karena ingin menyelesaikan musim bersama River. Membuat Barcelona memilih Xavi sebagai pelatih.
Sekarang Gallardo sedang menjalani kariernya di Arab Saudi bersama Al-Ittihad. Gallardo cukup mungkin untuk direkrut, namun Barcelona harus bisa menyelesaikan kendala yang bakal ditemui dalam proses perekrutan.
Diketahui dari Cadena SER, Gallardo memiliki klausul rilis yang memungkinkan dirinya cabut dari Al-Ittihad. Namun sayangnya, biaya klausul rilis itu mungkin bakal menyulitkan klub berjuluk Blaugrana itu membawanya ke Spanyol.
(Cadena SER)