
Sumber: Situs resmi PSSI.
SABANEWSINDO.com – Isu kepergian Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia sedang menjadi perbincangan hangat belakangan ini. Kabar baiknya, ada satu hal yang mungkin bisa membuatnya terus melatih Marselino Ferdinan dkk.
Seperti diketahui, PSSI hanya mengontrak Shin Tae-yong untuk melatih Timnas Indonesia sampai pertengahan tahun 2024. Federasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu juga mematok target untuknya.
Target tersebut berkaitan dengan dua kompetisi besar, Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-23. Target pertama, yaitu Piala Asia 2023, sudah tercapai dengan keberhasilan Skuat Garuda ke babak 16 besar.
“Ada dua parameter, yakni timnas senior lolos 16 besar Piala Asia yang kemarin dan 8 besar Piala Asia U-23. Kita punya komitmen itu, baru kemudian bicara soal perpanjangan untuk 2027,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Sebelum Erick Thohir berbicara, Shin Tae-yong sempat mengungkapkan bahwa dirinya sempat didekati oleh tim lain. Ia berkata kalau tawaran yang disodorkan jauh lebih besar dari kontraknya di Timnas Indonesia saat ini.
Baca juga: Terungkap, Alasan Timnas Indonesia Tidak Mainkan Ramadhan Sananta di Piala Asia 2023
Perkataan yang terlontar seolah menunjukkan bahwa perpisahan akan menjadi ujung dari kisah Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia. Namun bukan berarti tidak ada peluang bagi publik untuk melihat pria asal Korea Selatan itu bertahan.
Shin Tae-yong ternyata memiliki afeksi yang cukup tinggi terhadap Indonesia. Ia senang karena masyarakat Indonesia, menurut pengetahuannya, memiliki indeks kebahagiaan yang tinggi.
“Masyarakat Indonesia mempunyai indeks kebahagiaan yang tinggi. Mungkin itulah alasan, ketika pemain Timnas Indonesia tampil buruk, ada banyak kasus mereka mengatakan ‘lain kali lakukan yang lebih baik’.” ucapnya dinukil dari JoongAng Ilbo.
Ternyata, perjalanannya bersama Timnas Indonesia memberi sedikit perubahan terhadap pribadi Shin Tae-yong. Mulai dari sikap, pola makan, serta prinsip yang menyesuaikan dengan lingkungannya saat ini.
“Saya mengubah segalanya, mulai dari sikap terhadap permainan hingga kebiasaan makan. Saya hidup dengan ‘cepat-cepat’ dalam bahasa Indonesia, baik di dalam dan di luar lapangan,” pungkasnya.
(JoongAng Ilbo via Bola.com)