
Sumber: Instagram @chelseafc
SABANEWSINDO.com – Chelsea sedang dalam posisi tersudut. Mereka harus mendapatkan dana sebesar 100 juta pounds dalam waktu empat bulan saja. Sebab jika tidak, The Blues akan dihadapkan dengan sanksi Financial Fair Play.
Sejak kedatangan Todd Boehly, Chelsea terbilang sangat jor-joran dalam bursa transfer. Total lebih dari satu milyar dollar telah diinvestasikan oleh klub sejak tahun 2022 lalu hanya untuk biaya transfer pemain.
434 juta pounds di antaranya dihabiskan di bursa transfer musim panas kemarin. Tampaknya Chelsea sudah mencapai batas hingga tidak mendatangkan satupun pemain anyar di bulan Januari kemarin.
Tentu saja, mereka harus mengerem aktivitas transfernya karena telah menghamburkan banyak uang. Sebab situasi ini telah membawa The Blues ke hadapan ancaman hukuman dari Financial Fair Play.
Stefan Borson, yang pernah bekerja sebagai konsultan di Manchester City, meyakini bahwa Chelsea seadng dalam bahaya. Mereka bisa terkena hukuman Financial Fair Play jika tidak menjual sejumlah pemainnya di awal musim panas.
Baca juga: Pengakuan Mauricio Pochettino: Liverpool Memang Lebih Baik dari Chelsea
“Menurut saya, ada masalah yang terlihat dan mereka sudah pasti melanggar FFP untuk musim ini kecuali – dan sepertinya sulit terjadi – sebelum 30 Juni mereka menjual pemain dengan nilai 100 juta,” kata Borson kepada talkSPORT.
“Conor Gallager akan ikut Euro dari 14 Juni jadi jika mereka ingin menjual dia sebelum tanggal 30, mereka harus bergerak dengan sangat cepat dan tampaknya pembeli sudah tahu The Blues harus menjual pemain.”
“Pelanggaran yang bisa dihadapkan pada Chelsea lebih besar dari Everton dan, yang terpenting, mereka akan menganggap itu disengaja. Mereka tak bisa sembunyi di belakang stadion dan secara tidak sengaja melanggar FFP.”
Pencapaian buruk yang dialami Chelsea musim ini tentunya menurunkan valuasi pemain di bursa transfer. Sehingga The Blues tampaknya harus mengejar kuantitas dalam menjual pemain agar targetnya terpenuhi.
“Periode akuntansi belum selesai dan banyak orang bilang: ‘Jual saja Gallagher 60 juta pounds dan Broja 40 juta pounds’ tapi tidak ada pembeli atau uang sebesar itu dalam permainan di luar dari Premier League,” Borson menambahkan.
“Dan mereka yang ada di Premier League tidaklah bodoh – mereka takkan menerima hadiah gila yang tidak mereka nilai terlalu tinggi ketika mereka tahu bahwa Chelsea sedang kewalahan,” pungkasnya.
(talkSPORT)