
Sumber: instagram @cristiano
SABANEWSINDO.com – Sebuah pengakuan terlontar dari mulut mantan direktur Juventus, Giuseppe Marotta. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak setuju ketika wacana perekrutan Cristiano Ronaldo mencuat di tahun 2018.
Saat itu, Juventus benar-benar membuat publik terkejut dengan perekrutan Ronaldo. Sebab publik sudah berekspektasi kalau megabintang asal Portugal tersebut akan mengakhiri kariernya di Real Madrid.
Menariknya, perekrutan Ronaldo dilakukan usai sang bintang mencetak gol salto ke gawang Juventus di Liga Champions. Ia juga yang mengakhiri perjalanan Bianconeri menuju babak final kala itu.
Ronaldo bertahan selama empat musim, mencetak 101 gol dari 134 penampilannya di semua ajang. Kualitasnya tidak terlihat menurun. Namun, Juventus menjadi sangat bergantung pada kehadirannya di lini depan.
Juventus mengalami nasib serupa ketika Real Madrid ditinggal Ronaldo. Mereka mengalami penurunan pencapaian. Bahkan sampai saat ini, Bianconeri masih berusaha membangun ulang agar bisa meraih prestasi yang diinginkan.
Baca juga: Apakah Federico Chiesa Masih Punya Masa Depan di Juventus?
Mungkin Juventus takkan terpuruk seperti sekarang kalau tidak merekrut Ronaldo. Marotta diketahui sebagai salah satu sosok yang bertanggung jawab mendatangkannya. Namun baru-baru ini, ia mengaku kalau dirinya berada di pihak tak sepakat.
“Saya harus menyadari bahwa saya melewati 10 tahun yang indah di Juventus, tapi ketika pemilik klub ingin mengadopsi strategi lain, maka seorang manajer harus mundur,” tutur Marotta kepada DAZN.
“Keinginan klub harus dihormati. Saya tidak sepakat dengan perekrutan Ronaldo. Sang pemain tidak perlu dipertanyakan lagi, tapi kesepakatannya sangat menuntut dari segi finansial,” lanjutnya.
Terlepas dari itu, Marotta tidak pernah menyesali keputusan bergabung dengan jajaran manajemen Juventus. Sebab ia mengaku belajar banyak selama di Turin.
“Masa-masa saya di Juventus itu penting; memberikan saya budaya kemenangan dengan bekerja dalam setiap detail dan memperbaiki setiap masalah kecil. Saya bekerja selama 10 tahun di Juventus dengan sosok profesional, itu penting buat pertumbuhan saya,” pungkasnya.
(DAZN)