SABANEWSINDO.com – Pemain muda Barcelona Lamine Yamal mencatat rekor lain setelah menyelamatkan Barcelona dari kekalahan dengan dua golnya kala menghadapi Granada di La Liga.
Sumber: Reuters/Albert Gea
Pemain berusia 16 tahun itu kembali masuk starting XI di Montjuic, mencetak gol pembuka pertandingan dari tiang jauh untuk membuat Barca unggul 1-0.
Yamal kemudian menyelamatkan Los Cules dari kekalahan, setelah tendangan rendah Di babak kedua mengubah skor menjadi 3-3, mengamankan satu poin untuk tim asuhan Xavi Hernandez.
Dua gol Yamal membuat ia menjadi pemain dengan gol terbanyak sebelum usia 17 tahun sepanjang sejarah La Liga.
Yamal sudah mengukir sejumlah rekor lain meskipun usianya masih muda. Penyerang Barcelona ini sudah menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah La Liga, pemain termuda yang menjadi starter di Liga Champions, dan pemain termuda yang pernah mencetak gol untuk Spanyol.
Pemain jebolan akademi sepakbola Barcelona itu mengaku tidak ambil pusing dengan rekor dan fakta bahwa golnya menghindarkan Barcelona dari kekalahan. Malah, dia mengaku sedih dengan pencapaian timnya.
“Ini kesempatan yang terlewatkan lagi, tetapi kami harus terus bekerja. Saat ini, saya lebih memikirkan tentang hasil imbang dan kenyataan bahwa kami kehilangan dua poin daripada tentang penampilan saya,” ujarnya seperti dikutip ESPN.
Baca juga: Boncos Lagi, Barcelona Diminta Bayar Puluhan Juta Euro Ke Agen
Pemain berusia 16 tahun itu menilai Barcelona terlalu mudah kebobolan dalam waktu yang singkat. Menurut dia, ini merupakan salah satu masalah utama timnya pada musim ini. Dalam laga kontra Granada misalnya, El Barca dua kali kecolongan gol hanya dalam waktu enam menit.
“Ini yang perlu kami perbaiki dengan segera. Masih ada sisa pertandingan di liga, kami akan terus mencoba,” tandasnya.
Ujian Lamine Yamal cs berikutnya adalah dengan menghadapi Celta Vigo di kandang lawan pada akhir pekan mendatang.