
Sumber: Instagram @frenkiedejong
SABANEWSINDO.com – Barcelona diketahui siap membiarkan Frenkie de Jong pergi pada bursa transfer musim panas mendatang. Berdasarkan laporan yang beredar, pemain asal Belanda tersebut hendak ditampung oleh Manchester United.
Beradaptasi dengan Manchester United seharusnya tidak menjadi perkara berat buat De Jong. Sebab seperti yang diketahui, klub raksasa Inggris tersebut sedang ditukangi oleh Erik ten Hag.
De Jong pernah bekerja sama dengan Ten Hag ketika masih membela Ajax Amsterdam dulu. Bahkan bisa dikatakan Ten Hag adalah sosok berjasa yang membuat nama De Jong meroket di pentas sepak bola dunia.
Keduanya tampak memiliki hasrat untuk bereuni di Old Trafford. Dan kebetulan, Barcelona telah membuka pintu keluar bagi sang gelandang pada musim panas nanti. Apalagi jika De Jong tak kunjung membubuhkan tanda tangannya di kontrak baru.
Barcelona mulai berada di posisi terpojok terkait kontrak De Jong. Bisa dikatakan, ini adalah momen terakhir pihak klub memperpanjang kontrak pemain asal Belanda itu. Jika kesepakatan tak tercapai, maka De Jong harus dijual.
Baca juga: Mourinho Berharap Manchester United Juara Premier League 2017/18
Pasalnya, kontrak De Jong bersama Barcelona cuma berlaku sampai tahun 2026 mendatang. Membiarkan situasi berlarut tidak akan menguntungkan, sebab pihak klub bakal menerima mahar transfer yang lebih sedikit.
Mengapa demikian? Alasannya adalah karena klub yang menginginkan De Jong berada di atas angin. Mereka bisa menunggu sampai kontrak De Jong berakhir jika Barcelona menolak penawaran di tahun 2025.
Pada bursa transfer musim panas ini, Barcelona cukup yakin memasang harga De Jong di angka 100 juta euro jika kontrak tidak disepakati. Angka itu sendiri diketahui sempat hendak dipenuhi Manchester United pada tahun 2022 lalu.
Namun tidak untuk kali ini, di mana laporan Daily Express mengungkapkan bahwa Manchester United hanya menakar harga De Jong di angka 81-82 juta euro. Yang artinya sedikit di bawah angka permintaan Barcelona.
Perlu dicatat bahwa meskipun harga tidak cocok, masih ada proses negosiasi yang bisa dilakukan antar klub. Barcelona sendiri mungkin akan terpaksa menerima angka tersebut mengingat mereka sedang dilanda krisis finansial.
(Daily Express)