
Sumber: Instagram @juventus
SABANEWSINDO.com – Juventus cukup ketat dalam menempel Inter Milan dalam perburuan gelar Serie A musim ini. Namun jarak semakin melonggar dikarenakan penurunan performa yang dialami pasukan Massimiliano Allegri tersebut.
Performa Bianconeri terbilang cukup menarik. Sejak pekan pertama hingga ke-22 yang digelar pada akhir bulan Januari kemarin, Juventus hanya menelan satu kekalahan. Inilah yang membuat mereka bisa menempel ketat Inter Milan.
Namun posisi puncak tak kunjung bisa direbut karena sang rival juga tampil konsisten, bahkan hingga sekarang. Sesuatu yang tidak bisa dilakukan Juventus. Mereka tak mampu mengantongi kemenangan dalam empat laga terakhir.
Penuruan dimulai ketika Juventus secara mengejutkan ditahan imbang oleh Empoli dengan skor 1-1. Nasib malang berlanjut dengan dua kekalahan beruntun dari Inter Milan dan Udinese, lalu imbang kontra Hellas Verona pada akhir pekan ini.
Rentetan hasil buruk tersebut tidak membuat Juventus beranjak dari peringkat kedua, itu kabar baiknya. Namun kabar buruknya mereka semakin tertinggal jauh dari Inter yang memenangkan tiga laga terakhir, termasuk kala bertemu Juventus.
Baca juga: Round-Up Serie A: Juventus Gagal Jaga Jarak Dengan Inter Milan
Kedua tim kini terpaut sembilan angka di klasemen. Jarak yang cukup jauh dan sulit untuk dikejar, walaupun kompetisi masih menyisakan banyak laga. Juventus sendiri tampaknya sudah bisa bersikap realistis dan siap mengibarkan bendera putih.
“Kami harus realistis sekarang, Inter berada di jalurnya dan kami harus berjuang untuk bisa mempertahankan peringkat kedua,” kata sang gelandang, Adrien Rabiot, kepada DAZN setelah laga kontra Verona kelar.
“Kami berada di sini dengan 53 poin, kami hanya perlu menemukan performa kembali dan berjuang untuk posisi kedua. Kami terlalu lamban malam ini,” lanjut pemain asal Prancis tersebut.
Rabiot sendiri tidak ingin menyesali kegagalan Juventus meraih tiga poin dari laga kontra Verona. Ia ingin segera bangkit dan berharap rekan-rekan setimnya melakukan hal yang sama, agar kepercayaan diri tim bisa kembali lagi.
“Kami harus menemukan kesatuan dan solidaritas yang dimiliki sebelumnya, saat kami sulit dibobol. Verona tim bertalenta, kami harus kembali ke jalur, sebab penting untuk menemukan kembali kemenangan dan kepercayaan diri,” tutupnya.
(DAZN)