
Sumber: Instagram @chelseafc
SABANEWSINDO.com – Hasil buruk yang diterima pada laga final Carabao Cup hari Minggu (25/2/2024) kemarin membuat Chelsea mendapatkan kritik pedas. Sebab, mereka kalah di tangan Liverpool yang tampil dalam keadaan pincang.
Seperti diketahui, Liverpool berkunjung ke Wembley Stadium tanpa 10 pemain inti yang mengalami cedera. Jurgen Klopp pun mau tak mau membawa pemain-pemain muda untuk mengisi slot kosong yang ditinggalkan mereka.
Dalam keadaan pincang, Liverpool mampu membendung permainan dari Chelsea. Bahkan mereka juga bisa memberi perlawanan dengan sejumlah peluang-peluang berbahaya yang bisa menghasilkan kemenangan.
Bukannya Chelsea tampil buruk selama pertandingan. Klub berjuluk The Blues tersebut juga menebar banyak ancaman ke gawang yang dikawal Caoimhin Kelleher. Namun setiap peluang dari Cole Palmer dkk selalu bisa dimentahkan.
Kedudukan 0-0 bertahan sampai menit ke-90, membuat duel berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Pada momen ini, The Reds tidak punya pilihan selain memasukkan pemain-pemain muda untuk menggantikan mereka yang kelelahan.
Baca juga: Chelsea Gagal Juara, Mauricio Pochettino: Jangan Hilang Kepercayaan!
Kehadiran pemain muda tersebut tidak membuat Liverpool melemah. Malahan, mereka bisa keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang Virgil van Dijk di menit ke-118.
Liverpool mendapat pujian, sementara Chelsea menerima cercaan. Salah satunya datang dari eks Manchester United, Gary Nevile. Ia mengejek Chelsea sebagai klub ’tukang botol miliaran pounds’.
Istilah ini biasanya dipakai di Inggris untuk menjelaskan tim sepak bola yang selalu kolaps ketika berada di bawah tekanan. Bagi Neville, Chelsea seharusnya tampil lebih berani melawan Liverpool yang pincang.
Pochettino menanggapi sindiran tersebut. “Saya tidak dengar apa yang dia katakan,. tapi jika anda membandingkan usia dari kedua skuat… saya pikir mirip. Hubunga saya dengan Gary Neville baik-baik saja,” katanya, dikutip Marca.
“Saya menghormati opini anda… tapi dia tahu dinamikanya [Liverpool can Chelsea] benar-benar berbeda. Ya, dia berkata demikian… saya tidak pikir adil untuk berbicara seperti ini,” pungkasnya.
(Marca)