SABANEWSINDO.com – Carlo Ancelotti mengatakan keputusan wasit yang “belum pernah terjadi sebelumnya” membuat gol kemenangan di detik-detik terakhir dari Jude Bellingham dianulir saat Real Madrid bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Valencia pada hari Sabtu.
Valencia memimpin 2-0 saat pertandingan berlangsung setengah jam di Mestalla melalui gol-gol dari Hugo Duro dan Roman Yaremchuk. Real Madrid bisa membalas lewat dua gol dari Vinícius Júnior.
Bellingham mencetak gol ketiga Real Madrid di menit-menit akhir, memaksimalkan umpan silang Brahim Díaz dengan sundulannya Di menit kesembilan di periode injury time. Namun wasit Jesús Gil Manzano memilih untuk meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga ketika bola umpan Ibrahim Diaz melambung di udara, sesaat sebelum disundul Bellingham.
Gelandang Inggris itu akhirnya dikeluarkan dari lapangan karena mempermasalahkan keputusan tersebut. Laporan wasit mengklaim dia telah menunjukkan “sikap agresif” dan berulang kali meneriakkan “it’s a f–ing goal.”
“Tidak banyak yang bisa dikatakan. Sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, terjadi,” kata Ancelotti dalam konferensi pers pasca pertandingan.
“Kami menguasai penguasaan bola. Permainan seharusnya berhenti ketika Valencia menguasai bola. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Itu tidak pernah terjadi pada saya.
“Kami kesal dengan kartu merah Bellingham. Dia tidak melontarkan hinaan apa pun. Dia mengatakan dalam bahasa Inggris ‘it’s a f—ing goal,’ tapi dia hanya mengatakan apa yang kami semua pikirkan… [Wasit] mengizinkan bermain untuk melanjutkan. Saya pikir dia melakukan kesalahan.”
“[Bellingham] sudah jelas dalam apa yang dia katakan,” tambah Ancelotti.
“Dia cukup keras [dalam reaksinya] tapi itu normal, setelah apa yang terjadi. Itu bukan sebuah penghinaan, tidak sama sekali.”
Baca juga: Jurgen Klopp Senang Darwin Nunez Jawab Ejekan Fans Lawan
Hasil imbang ini membuat Real Madrid unggul tujuh poin di puncak klasemen LaLiga, dengan rival terdekatnya Girona dan Barcelona keduanya akan beraksi pada hari Minggu.
“Kami akan melihat klasemen dan kami akan tidur nyenyak,” kata Ancelotti.
Dua gol Vinícius terjadi setelah ia dikeluarkan dari lapangan saat Madrid kalah pada pertandingan yang sama pada Mei 2023, dalam pertandingan yang juga menampilkan pemain internasional Brasil tersebut dilecehkan secara rasial oleh sekelompok penggemar di antara penonton.
Tiga orang dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap pemain tersebut, yang memberikan bukti dalam kasus tersebut melalui tautan video pada Oktober lalu.
“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit,” kata Vinícius kepada Real Madrid TV pada hari Sabtu. “Bermain tandang selalu sulit. Setelah kebobolan dua gol, kami berhasil menyamakan kedudukan. Pada akhirnya kami tidak bisa [menang] karena mereka tidak mengizinkan kami.”
Sumber FOTO: Real Madrid