
Sumber: Instagram @realmadrid
SABANEWSINDO.com – Real Madrid benar-benar berang dengan keputusan wasit bernama Gil Manzano ketika bertemu Valencia di ajang La Liga akhir pekan kemarin. Sebab sang wasit membuat keputusan kontroversial dengan menganulir gol Jude Bellingham.
Dalam laga itu, Valencia sempat unggul dua gol lebih dulu berkat aksi Hugo Duro dan Roman Yaremchuk pada babak pertama. Namun tim besutan Carlo Ancelotti bisa mengejar melalui dua gol yang diborong Vinicius Junior.
Kedudukan imbang 2-2 bertahan hingga masa injury time. Pada detik-detik terakhir, bola lambung dikirim ke kotak penalti tuan rumah dan berhasil disambut Jude Bellingham. Pemain asal Inggris itu kemudian sukses menggetarkan jala gawang.
Namun ketika bola sedang melayang di udara, sebelum disundul Bellingham, Manzano malah meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya permainan. Jelas saja kalau sang wasit langsung dikerubungi pemain Real Madrid yang protes.
Protes keras tersebut berujung pada kartu merah yang ditujukan kepada Bellingham. Jelas merugikan Real Madrid, sebab Bellingham jadi harus menjalani hukuman larangan bertanding.
Baca juga: Klasemen La Liga: Barcelona Dan Girona Gagal Kejar Real Madrid
Menurut laporan Marca, internal Real Madrid masih marah terhadap keputusan tersebut meski pertandingan sudah berlalu. Mereka diketahui akan tetap menyuarakan kontroversi ini sebagai bentuk tekanan terhadap wasit.
Diharapkan dengan tekanan tersebut, keputusan-keputusan bias yang ditujukan kepada mereka jadi berkurang. Mereka berharap adanya perubahan dalam badan wasit menyusul dari kontroversi yang dianggapnya sebagai skandal terbesar.
Laporan lain menyebutkan bahwa Gil Manzano telah dinonaktifkan untuk sementara waktu sebagai imbas dari kontroversi tersebut. Namun, keputusan itu diketahui tidak membuat Real Madrid benar-benar puas.
Kabar ini sendiri muncul satu pekan pasca Sevilla menyetor komplain secara formal terkait Real Madrid TV. Mereka menilai adanya tekanan terhadap wasit dalam sebuah tayangan di media itu.
Manzano juga pernah membuat kontroversi serupa pada tahun 2017, yang menguntungkan Real Madrid kala bertemu Malaga. Ia menutup babak pertama tepat saat bola berada di udara, yang disambut Paul Baysse untuk menjadi gol.
(Marca via Football Espana)