
Sumber: Instagram @juventus
SABANEWSINDO.com – Agen Massimiliano Allegri, Giovanni Branchini, membuat pengakuan yang cukup mengejutkan. Ia mengatakan bahwa kliennya tersebut pernah hampir bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2021 lalu.
Real Madrid memang sibuk mencari pelatih baru pada pertengahan tahun 2021 menyusul keputusan Zinedine Zidane mundur dari jabatannya. Saat itu Allegri sedang menganggur usai cabut dari Juventus dua tahun sebelumnya.
Seperti yang diceritakan Branchini, Real Madrid sempat melakukan pendekatan terhadap Allegri kala itu. Bahkan disebutkan bahwa kesepakatan di antara kedua belah pihak sudah terjadi.
Namun pada akhirnya, Los Merengues memilih merekrut Carlo Ancelotti. Sementara Allegri kembali ke pelukan Juventus, dan sampai melatih di sana sampai sekarang. Pertanyaan besar: Mengapa Allegri batal pindah ke Real Madrid?
“Allegri seharusnya menjadi pelatih Real Madrid. Semuanya telah disepakati, semuanya. Tapi pada akhirnya, dengan kematian di hatinya, dia memilih tidak melakukannya. Itu adalah aksi yang menyakitkan bagi keduanya,” jelas Branchini.
Baca juga: Klasemen Serie A: Juventus Menjauhi Perolehan Poin Inter Milan
“Dia tidak bergabung dengan klub lain yang menawarkan lebih kepadanya, tapi dia memutuskan bertahan di Italia karena dua hal yang terjadi bersamaan, masalah keluarga dan tawaran untuk kembali ke Juventus.”
“[Real Madrid] adalah impian Allegri dan, jujur saja, itu akan menjadi kepuasan buat saya juga dari segi profesional, tapi alasan mengapa dia tidak pindah sangat manusiawi dan serius yang membuat kami semua harus menerima,” lanjutnya.
Branchini kemudian bercerita soal perjodohan antara Real Madrid dan Carlo Ancelotti, yang diakuinya sebagai sahabat lama. Ia mengaku kalau dirinya tidak banyak melakukan intervensi ketika kedua pihak saling bertemu.
“Carlo adalah sahabat seumur hidup saya. Waktu itu saya membawanya ke Bayern Munchen, tapi hubungan antara Real Madrid dan Ancelotti sangat kuat hingga saya tidak perlu mengintervensi saat itu.”
“Mereka tak langsung merekrut Carlo karena [kejadian] Allegri sangat mengejutkan. Saya tidak yakin mereka siap dan butuh waktu untuk memutuskan. Ancelotti bisa bertahan di Everton, tapi dia membayar agar bisa membebaskan diri,” pungkasnya.
(Relevo via Calciomercato.com)