
Sumber: Instagram @aurelientchm
SABANEWSINDO.com – Sebagai pemain Real Madrid, Aurelien Tchouameni mungkin memiliki informasi dari balik layar yang mungkin belum diketahui publik. Termasuk soal kepindahan rekan setimnya di Timnas Prancis, Kylian Mbappe.
Isu mengenai kepindahan Mbappe ke Real Madrid terkuak beberapa bulan lalu. Semuanya bermula ketika muncul sebuah kabar yang menyatakan bahwa sang bintang mengutarakan niatnya untuk tidak memperpanjang kontrak di PSG.
Ketika kabar itu naik ke permukaan, publik sudah tahu bahwa Mbappe akan bergabung dengan Real Madrid. Sebab raksasa Spanyol itu cukup getol dalam melakukan pendekatan selama beberapa tahun terakhir.
Real Madrid tidak perlu membayar mahal ke PSG, sebab kontrak Mbappe akan berakhir pada bulan Juni nanti. Kendati demikian, mereka tetap harus merogoh kocek dalam-dalam untuk menebus bonus tanda tangan kontrak serta gajinya yang setinggi langit.
Namun kabar ini masih hanya sebatas rumor belaka, sebab baik Real Madrid maupun PSG belum memberikan pernyataan secara resmi. Namun fans Los Merengues tidak perlu khawatir berkat pernyataan Tchouameni baru-baru ini.
Baca juga: Carlo Ancelotti: Saya Sangat Bahagia di Real Madrid
Secara tidak langsung, sang gelandang mengkonfirmasi kepindahan Mbappe ke Santiago Bernabeu. “Spanyol sudah tahu seperti apa Mbappe. Saat melihatnya setiap hari, mereka akan sadar betapa besarnya dia,” katanya kepada Telefoot.
Untuk sekarang, fokus Tchouameni tidak berpusat pada rumor kedatangan Mbappe ke Real Madrid. Ia mengatakan bahwa rekan senegaranya itu masih menyandang status pemain PSG hingga sekarang.
“Sejujurnya… sekarang, saat ini saya tidak begitu peduli. Mari lihat apa yang akan dia lakukan. Sekarang dia adalah pemain PSG. Kami akan lihat di masa depan apa yang akan terjadi,” lanjutnya.
Tchouameni kemudian melanjutkan obrolan dengan Telefoot dengan mengomentari kekalahan Prancis dari Jerman di laga uji coba baru-baru ini. Ia mengutarakan kekecewaannya karena Les Blues seharusnya bisa tampil lebih baik.
“Kami kalah di setiap area permainan. Kami semua harusnya bermain lebih baik! Kami tak mampu menjalankan rencana. Kami datang melawan tim yang hebat. Kami harus lebih baik lagi, baik dari segi individual maupun kolektif,” pungkasnya.
(Telefoot)