
Sumber: Instagram @mancity
SABANEWSINDO.com – Pecinta Premier League belum siap untuk ditinggal Jurgen Klopp yang memutuskan cabut dari Liverpool pada akhir musim ini. Dan sekarang mereka harus bersiap untuk tidak melihat racikan Josep Guardiola pada tahun 2025 mendatang.
Dua sosok ini telah menghadirkan hiburan, dalam bentuk persaingan tentunya, dalam ajang Premier League beberapa musim terakhir. Tidak bisa dimungkiri bahwa mereka adalah sosok penting di balik Liverpool dan Manchester City.
Tidak ada yang abadi di dunia sepak bola, itu sudah pasti. Namun keputusan mendadak tentu akan selalu menjadi kejutan yang sulit diterima. Seperti yang dilakukan oleh Klopp ketika mengumumkan keputusannya cabut dari Liverpool.
Ini sebuah kejutan besar. Pasalnya, tidak ada tanda-tanda bahwa Klopp dan Liverpool takkan melanjutkan kerja sama. Apalagi The Reds merupakan salah satu kandidat terkuat pemenang Premier League musim ini.
Namun keputusan sudah dibuat, dan publik khususnya fans Liverpool hanya bisa menerima. Dan sekarang penggemar Premier League harus mempersiapkan diri untuk tidak lagi melihat kehadiran Josep Guardiola di Manchester City.
Baca juga: Kalau Terbukti Bersalah, Manchester City Pasti Terdegradasi dari Premier League
Saat ini, kontrak Guardiola dengan klub berjuluk The Citizens tersebut hanya berlaku sampai akhir bulan Juni 2025. Belum ada tanda-tanda bahwa kedua belah pihak akan menyepakati kontrak baru belakangan ini.
Seperti yang dilaporkan Football Insider, mantan pelatih Barcelona itu hendak mengikuti jejak Jurgen Klopp. Sehingga dirinya akan memutuskan untuk tidak memperpanjang masa abdinya di Etihad Stadium.
Disebutkan juga bahwa Guardiola akan melakukan ‘career break’ sebagaimana yang dilakukan Klopp. Ia juga pernah melakukan hal serupa ketika meninggalkan Barcelona pada tahun 2012, sebelum bergabung dengan Bayern Munchen.
Ada indikasi juga bahwa keputusan Guardiola enggan untuk melanjutkan kerja sama adalah karena tudingan yang tengah diarahkan ke Manchester City. Saat ini, raksasa Inggris tersebut tengah diinvestigasi.
Manchester City dituduh melakukan 115 pelanggaran terkait aturan finansial Premier League. Sidang diyakini baru akan digelar pada akhir tahun. Namun beberapa orang memprediksi bahwa City akan terdegradasi jika terbukti bersalah.
(Football Insider)