SABANEWSINDO.com – Carlos Sainz dari Ferrari mengaku ingin mempercepat pembicaraan dengan tim Formula Satu untuk mendapatkan kursi musim depan dan berharap untuk memastikan masa depannya lebih cepat.
Sainz adalah satu-satunya pembalap yang mengalahkan Red Bull yang dominan sejak 2022, dengan kemenangan terbarunya terjadi di Australia bulan lalu. Pembalap Spanyol itu bakal digantikan oleh juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton di akhir musim.
Sumber: Reuters/Issei Kato
Sainz mengatakan kepada wartawan menjelang Grand Prix Jepang hari Minggu bahwa dia sedang berbicara dengan berbagai tim.
Baca juga: Max Verstappen Berharap Tak Ulangi Insiden Melbourne Di Suzuka
“Karena itulah yang harus dilakukan oleh tim manajemen saya dan saya sendiri ketika saya belum memiliki pekerjaan untuk tahun depan,” ujarnya.
“Ini hanya masalah melihat lebih detail dan melihat opsi yang lebih realistis, dan opsi apa yang terbaik bagi saya dan masa depan saya,” tambahnya.
“Satu-satunya hal yang ingin saya katakan adalah sekarang saatnya untuk mempercepat segalanya dan mudah-mudahan kita bisa menyelesaikannya lebih cepat daripada nanti.”
Tim juara Red Bull bersama juara dunia tiga kali Max Verstappen dan Mercedes sedang mencari pengganti Hamilton. Sauber, yang akan menjadi Audi pada tahun 2026, adalah opsi lain.
Sainz menang di Melbourne hanya dua minggu setelah menjalani operasi usus buntu yang memaksanya absen di Grand Prix Arab Saudi. Pemain berusia 29 tahun itu mengatakan dirinya sudah kembali fit sepenuhnya.
“Saya sudah mengendarai sepeda saya minggu ini, tinggal di Australia selama seminggu dan mulai kembali ke gym,” katanya.
“Saya jelas masih belum mengangkat beban berat seperti yang biasa saya lakukan di masa lalu, tapi setidaknya saya bisa menyelesaikan latihan saya dan merasa kembali ke 100%.”