
Sumber: Getty/Jose Breton
SABANEWSINDO.com – Minimnya kesempatan bermain yang tersaji di Barcelona membuat pihak Vitor Roque menjadi resah. Sang agen bahkan sampai mengancam akan membawa kliennya pergi jika situasi tidak berubah dalam waktu dekat.
Roque tercatat sebagai pembelian Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Namun, sang klub sepakat untuk tidak membawa pria berkebangsaan Brasil itu ke Spanyol hingga bursa transfer musim dingin dibuka.
Terjadi sedikit drama menjelang kedatangannya. Barcelona yang mengalami kendala dengan salary cap kesulitan mendaftarkan sang pemain ke dalam skuat. Untungnya, Gavi cedera panjang sehingga bisa dikeluarkan dari skuat untuk sementara.
Muncul sebagai salah satu talenta yang digadang-gadang akan memperkuat Timnas Brasil di masa mendatang, tentu publik jadi berekspetasi tinggi kepadanya. Sayangnya, aksi Roque sulit untuk disaksikan lantaran jarang dimainkan.
Transfermarkt menjelaskan bahwa Roque baru mengantongi total 138 menit penampilan di La Liga, kendati sudah terlibat dalam 11 pertandingan. Minimnya kesempatan bermain buat Roque kesulitan menampung pundi-pundi gol.
Baca juga: Kalah dari Girona, Permasalahan Barcelona Terbuka Lebar
Agar bisa berkembang, pemain berusia 19 tahun tersebut tentu butuh bermain yang layak. Jadi tidak heran kalau sang agen jadi resah melihat kliennya tak kunjung dipercaya untuk bermain lebih sering sejak menit awal.
“Semuanya berpikir bahwa Vitor Roque harus memiliki menit bermain lebih banyak dan tidak ada yang paham mengapa sang pelatih tidak memberikan itu kepadanya,” kata sang agen, Andre Cury, kepada RAC1.
“Xavi tak pernah berbicara kepadanya. Saya tidak paham situasi ini dan berpikir kalau ini tak menguntungkan kedua belah pihak. Saya telah memberitahu anak itu bahwa dia harus bekerja lebih keras dan menunggu kesempatan yang tepat.”
“Jika klub tidak memberikan ruang kepada Vitor, sayangnya, kami harus berbicara kepada klub untuk menemukan solusinya. Skema peminjaman untuk pemain muda bisa merusak karena dia pindah ke klub lain yang tidak ingin memilikinya.”
“Ini sangat bahaya bagi karier anak itu. Hal terbaik adalah bertahan di Barca, tapi jika dia tidak bisa bertahan maka kami akan bekerja demi membawanya pergi secara permanen,” tutup sang agen.
(RAC1)