
Sumber: Getty/Ernesto Ryan
SABANEWSINDO.com – Hanya tinggal menunggu waktu sampai Endrick Felipe pindah ke Real Madrid. Baru-baru ini, ia menjelaskan alasan memilih Los Merengues ketimbang meladeni pendekatan dari sejumlah klub papan atas Eropa lainnya.
Pemain muda asal Brasil tersebut sepakat untuk bergabung dengan Real Madrid pada Desember 2022 lalu. Real Madrid harus merogoh kocek hingga 60 juta euro, yang menurut kabar nominal tersebut juga termasuk bonus berkaitan dengan performa.
Biaya sebesar ini diperlukan sebab Real Madrid harus bersaing dengan dua klub papan atas Eropa lainnya, PSG dan Barcelona, untuk mendapatkan tanda tangannya. Untungnya, sang pemain memang ingin berlabuh di Santiago Bernabeu.
Sekarang hanya tinggal menunggu waktu sampai Endrick datang dan bergabung dengan Vinicius Junior dkk. Ya, ia tidak langsung pindah ketika kesepakatan tercapai karena Real Madrid harus menunggu sampai usianya menginjak 18 tahun.
Baru-baru ini, Endrick berbicara kepada media. Ia menjelaskan alasannya mengapa memilih Real Madrid sebagai tujuannya di Eropa, kendati memiliki peminat lain yang tidak kalah bagusnya seperti PSG dan Barcelona.
Baca juga: Mantan Pelatih Real Madrid Dan Timnas Spanyol ini Tangani West Ham United
“Itu bukan pilihan. Madrid selalu menjadi sebuah impian. Saya tidak harus memilih apapun; saya hanya mewujudkan sebuah mimpi,” kata Endrick, yang disebut sebagai salah satu pemain kelahiran 2006 terbaik, kepada AS.
Endrick juga berbicara soal beberapa kompatriotnya yang membela Real Madrid, seperti Vinicius Junior, Rodrygo Goes, serta Eder Militao. Ia mengaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan trio tersebut.
“[Hubungannya] sangat baik. Mereka anak muda, juga orang Brasil, yang beradaptasi dengan baik dengan kota dan juga klubnya. Cerita mereka, dari Vini dan Rodrygo, adalah sebuah inspirasi dan mereka akan sangat membantu saya.”
Ambisi Endrick tidak hanya bergabung dengan Los Merengues semata. Lebih dari itu, ia mengusung ekspektasi tinggi dan berharap bisa membantu klub menjadi juara Liga Champions suatu hari nanti.
“Lebih dari sekadar keinginan, saya tahu bahwa menjadi juara Liga Champions merupakan kewajiban jika anda di Madrid. Liga Champions adalah turnamen yang Madrid selalu pikirkan, dan tim tidak boleh memikirkan objektif selain dari itu,” pungkasnya.
(AS)