THESABASPORTSINDO.com – CEO AC Milan Giorgio Furlani mengatakan Stefano Pioli ‘sangat penting’ dalam mengubah nasib klub. Dia juga menegaskan pihaknya ‘sangat berterima kasih’ atas apa yang sudah dilakukan Pioli.
Laga melawan Salernitana dinihari tadi, yang berakhir 3-3, adalah pertandingan terakhir bagi Pioli, yang akan pergi di akhir musim, dengan Paulo Fonseca diperkirakan akan mengambil alih jabatan tersebut.
Sumber: Reuters/Danielle Mascolo
“Pelatih sangatlah penting. Hasil berbicara sendiri, kami lolos ke Liga Champions empat kali berturut-turut setelah absen selama tujuh tahun, memenangkan Scudetto setelah 11 tahun, mencapai Final Liga Champions setelah lama absen,” kata Furlani kepada DAZN.
“Milan saat ini sangat berbeda dengan tim yang diwarisinya ketika dia tiba, jadi dia sangat penting dan kami sangat berterima kasih.”
Pioli telah berkali-kali dikritik dan dianggap berada di ambang pemecatan selama lima tahun terakhir.
“Pertama kali saya berbicara dengan pelatih adalah melalui videocall pada musim panas 2020. Saya mengucapkan selamat kepadanya atas apa yang dia lakukan, mengatakan kepadanya untuk tidak mendengarkan rumor tersebut. Beberapa minggu kemudian, saya mendapat telepon lagi yang menanyakan apakah dia ingin tetap di Milan. Kami memiliki hubungan yang sangat baik,” ceritanya.
Laga tersebut juga menjadi laga perpisahan Rossoneri dengan Olivier Giroud dan Simon Kjaer, yang bersama Zlatan Ibrahimovic membantu grup tersebut meningkatkan level Scudetto.
“Ada pembicaraan tentang pemain muda Milan yang kurang pengalaman, jadi Simon, Olivier dan Zlatan tentu saja membawa pengalaman dan kepemimpinan seperti itu. Kami beruntung memiliki mereka dan mereka juga memiliki pengalaman yang luar biasa bersama kami, jadi kami mendoakan yang terbaik untuk mereka,” ungkapnya.
Mengenai pelatih AC Milan musim depan, yang kabarnya akan diisi Paulo Fonseca, Furlani menolak memberikan banyak komentar.
“Saya tidak akan membicarakan nama atau kandidat sekarang, yang terpenting ini adalah malam untuk merayakan Stefano Pioli,” pungkas Furlani.
“Milan di masa depan akan menjadi lebih kompetitif dan kami akan melakukan intervensi yang lebih tepat sasaran dibandingkan musim lalu, ketika kami melakukan banyak perubahan.”