
Sumber: Getty/Joe Prior
SABANEWSINDO.com – Real Madrid sudah terlalu akrab dengan piala Liga Champions. Bahkan menurut pengakuan Joselu Mato, sejumlah pemain Los Merengues tak lagi merayakan keberhasilan itu usai memainkan laga final.
Seperti diketahui, Real Madrid menjalani laga final Liga Champions pada hari Minggu (2/6/2024). Mereka keluar sebagai pemenang usai menjebol gawang lawannya, Borussia Dortmund, sebanyak dua kali tanpa kebobolan.
Ini adalah kali ke-15 Real Madrid memenangkan Liga Champions di sepanjang sejarah. Beberapa pemain yang ada di dalam skuat saat ini berkontribusi dalam enam keberhasilan. Sehingga wajar jika mereka sudah merasa terbiasa.
Bagi Joselu, ini adalah kesuksesan pertamanya di kancah paling bergengsi dalam sepak bola Eropa tersebut. Ia menjelaskan kalau rekan setimnya yang pernah mengangkat trofi Liga Champions berkali-kali sudah tidak lagi merayakannya di ruang ganti.
“Buat saya ini pertama kalinya. Orang-orang ini, beberapa di antaranya bahkan sudah tidak merayakannya lagi. Kegembiraan terasa di ruang ganti karena mengakhiri musim seperti ini, tidak ada cara yang lebih baik lagi,” katanya kepada Diario AS.
Baca juga: Pemain Real Madrid Yang Habis Kontraknya Musim Panas Ini
Keberhasilan memenangkan Liga Champions tak lagi menjadi spesial bagi beberapa pemain Real Madrid. Namun bagi Joselu, ini adalah keberhasilan yang patut untuk dirayakan oleh dirinya maupun keluarga.
“Saya tak bisa menceritakan perasaan saya, ada banyak hal dan perasaan yang hadir di kepala. Saya bisa membagikan momen ini dengan anak-anak, istri, dan ibu saya. Anak saya menangis terus-terusan,” tuturnya lagi.
“Yang kecil masih belum tahu banyak dan istri saya tahu semua yang sudah dilalui selama beberapa tahun ini. Pada hari saya bergabung, saya sangat mendambakan ini. Ini adalah gelar yang ingin dimenangkan oleh semua orang,” pungkasnya.
Sayang, Joselu mungkin takkan bisa merasakan kesuksesan serupa di tahun depan. Perlu diketahui bahwa pria berdarah Spanyol itu direkrut dengan status pinjaman dari Espanyol pada bursa transfer musim panas tahun lalu.
Real Madrid sejatinya memiliki klausul untuk mempermanenkan statusnya pada akhir musim. Namun dengan kedatangan Kylian Mbappe dari PSG, kecil kemungkinan Los Merengues merekrut dirinya secara permanen.
(Diario AS)