
Sumber: Getty/ANP
SABANEWSINDO.com – Barcelona melakukan tindak-tanduk yang aneh. Baru-baru ini, mereka mengumumkan kepulangan Joao Cancelo dan Joao Felix ke klubnya masing-masing melalui situs resminya, dan menghapusnya tak lama berselang.
Seperti diketahui, Barcelona mendatangkan Joao Felix dan Joao Cancelo dengan status pinjaman pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Keduanya didatangkan dari Atletico Madrid dan Manchester City.
Kesepakatan tersebut tidak melibatkan klausul pembelian pada akhir masa pinjaman. Sehingga, Barcelona harus duduk satu meja dengan klub masing-masing pemain untuk bernegosiasi perihal nominal transfer.
Sangat wajar apabila Barcelona harus mempermanenkan status Joao Felix dan Joao Cancelo. Sebab tak bisa dimungkiri kalau kedua pemain tersebut tampil dengan cukup gemilang selama musim 2023/24 kemarin berlangsung.
Kabar baiknya, baik Atletico Madrid maupun Manchester City terbuka dengan peluang melepas pemainnya secara permanen. Hanya saja, kondisi finansial membuat Barcelona kesulitan untuk memberikan mahar kepada kedua klub tersebut.
Baca juga: Edan, PSG Siap Tebus 250 Juta Euro Untuk Pemain Barcelona Ini!
Per 30 Juni 2024, Barcelona harus mengembalikan Joao Felix dan Joao Cancelo ke klubnya masing-masing seperti yang telah disepakati. Mereka pun mengumumkan kepulangan mereka lewat situs resminya.
Pada kesempatan itu juga, mereka mengumumkan kepergian Marcos Alonso yang kontraknya habis pada tanggal 30 Juni 2024. Namun anehnya, pengumuman resmi tersebut sudah dihapus dari situs Barcelona.
Pengumuman soal kepergian Marcos Alonso kemudian diunggah kembali pada situs resmi Barcelona. Namun klub raksasa Spanyol tersebut belum memberikan kabar terbaru terkait Joao Felix dan Joao Cancelo.
Seperti yang dilaporkan Fabrizio Romano, situasi kedua pemain masih terbuka dan negosiasi pun terus berlanjut. Pelatih baru, Hansi Flick, dilaporkan tertarik untuk paling tidak menggunakan Joao Felix musim depan.
Kejelasan soal status kedua pemain diyakini akan datang dalam waktu dekat ini. Namun kesepakatan mungkin akan sulit buat tercapai mengingat Barcelona belum bisa lepas dari jeratan regulasi 1:1 yang ditetapkan La Liga.
(Goal International)