THESABASPORTSINDO.com – Jack Grealish mengatakan, tidak masuk dalam skuad Inggris untuk Euro 2024 adalah “hal tersulit yang pernah saya hadapi dalam karier saya”.
Sumber: Reuters/Peter Nichols
Pemain depan Manchester City berusia 28 tahun itu mengaku “patah hati”, meski bertekad untuk menggunakan pengalaman itu sebagai motivasi untuk melangkah maju.
Grealish masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan pemanasan Inggris 3-0 atas Bosnia-Herzegovina di St James’ Park seminggu sebelum turnamen dimulai, tetapi tidak termasuk dalam skuad akhir Gareth Southgate yang beranggotakan 26 orang.
Inggris kemudian mencapai final, Dan akhirnya kalah dengan skor 2-1 dari Spanyol.
Baca juga: Keras! Josep Guardiola Kritik Institusi Dari FIFA Sampai Premier League
“Saat Anda sedang berlibur, setiap kali Anda menyalakan ponsel atau TV, Anda hanya melihatnya [turnamen], jadi sulit untuk tidak melihatnya,” tambah mantan pemain Aston Villa tersebut, yang telah 36 kali memperkuat Inggris.
“Jujur saja, dari segi sepak bola, itu adalah hal tersulit yang pernah saya hadapi dalam karier saya sendiri.
“Saya benar-benar patah hati. Bagi saya sendiri yang sekarang melangkah maju, saya harus mencoba dan menggunakannya sebagai motivasi untuk menghadapi musim ini.”
Grealish membuat City merogoh kocek sebesar £100 juta saat ia bergabung dengan City dari Villa pada bulan Agustus 2021, satu bulan setelah tampil untuk Inggris di final Euro 2020 melawan Italia.
“Saya merasa seharusnya saya berada di skuad [Inggris],” imbuh Grealish, yang berbicara dalam tur pramusim City di Amerika Serikat.
“Saya merasa menawarkan sesuatu yang berbeda kepada para pemain di skuad Inggris. Tetapi begitulah adanya.
“Seperti yang saya katakan, itu adalah momen tersulit bagi saya sebagai pemain sepak bola. Saya mengalami banyak pasang surut dalam karier saya.”