
Sumber: Getty/Grzegorz Wajda
SABANEWSINDO.com – Joshua Zirkzee siap memberikan kemampuan terbaiknya bersama klub baru, Manchester United. Tidak cuma gol, ia juga siap memberikan beragam aksi menarik seperti nutmeg dan backheels dalam pertandingan.
Seperti diketahui, Zirkzee pindah ke Manchester United usai dibajak dari Bologna dengan kontrak berdurasi lima tahun. Adalah sebuah kewajaran mengingat apa yang dilakukan olehnya sepanjang musim 2023/24 kemarin.
Tidak bisa dimungkiri kalau pemain berdarah Belanda itu merupakan pilar penting Bologna. Dalam 37 penampilan yang dilakoni di berbagai kompetisi, Zirzkee mampu menghasilkan total 12 gol dan tujuh assist.
Bukan hal mudah bagi Manchester United untuk merekrut Zirkzee pada bursa transfer musim panas kali ini. Pasalnya, sang penyerang menarik perhatian banyak klub papan atas Eropa termasuk AC Milan.
Dan kini, Manchester United sudah memiliki jasa Zirkzee. Ia bakal menjadi salah satu pemain penting pada musim depan dan akan membantu Rasmus Hojlund di lini serang. Zirkzee menjanjikan penampilan yang terbaik.
Baca juga: Matthijs De Ligt Terancam Batal Gabung Manchester United?
“Saya ingin memperlihatkan permainan yang murni. Nutmeg, chops dan backheel adalah momen yang cocok untuk sepak bola. Gaya itu sangat berharga bagi saya,” kata Zirkzee kepada The Mirror.
“Itu sisi kekanak-kanakan saya dalam sepak bola karena seharusnya menyenangkan, bukan? Anda harus memilih momen yang tepat. Tergantung intuisi. Saya pikir saya memiliki kemampuan yang luar biasa.”
“Saya menghabiskan banyak waktu untuk itu ketika masih kecil. Tapi jika saya kehilangan bola, saya ingin merebutnya kembali bersama tim. Keahlian kaki yang hebat adalah bagian dari permainan saya.”
Zirkzee juga berbicara soal perannya di lapangan. “Saya terkadang turun ke lini tengah. Saya tidak melakukannya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk membantu tim,” lanjutnya kepada awak media.
“Saya adalah apa yang disebut penyerang palsu. Bukan No.9, bukan No.10. Saya adalah No.9,5! Itulah permainan saya. Mungkin saya sedikit berbeda dari yabg lain. Akan tetapi, menjadi berbeda itu bagus, bukan?” pungkasnya.
(The Mirror)