
Sumber: Getty/Eston Parker
SABANEWSINDO.com – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mulai bereksperimen dengan posisi Vinicius Junior di lini depan. Tampaknya pria berkebangsaan Italia itu sedang mencari jalan tengah agar Vinicius bisa bermain bersama Kylian Mbappe.
Vinicius adalah salah satu pilar penting dalam kesuksesan Real Madrid di musim 2023/24 kemarin. Kontribusi berupa 15 gol dan enam assist berhasil membantu Real Madrid mengamankan gelar La Liga dan Liga Champions.
Tidak sekali Vinicius memaikan peran penting di lini depan Los Merengues, tapi juga pada musim-musim sebelumnya. Tentu, meninggalkannya di bangku cadangan atau bahkan dijual ke klub lain bisa menjadi kesalahan besar.
Namun masalahnya, Real Madrid juga tak bisa melewatkan kesempatan untuk merekrut Kylian Mbappe secara gratis dari PSG. Peluang terbuka lebar setelah sang bintang memilih tidak memperpanjang kontraknya tahun ini.
Real Madrid berhasil mendapatkan Mbappe. Kehadiran pemain asal Prancis itu menciptakan polemik, lantaran gaya bermainnya dengan Vinicius Junior bahkan posisinya cukup serupa. Secara logika, ada yang harus dikorbankan.
Baca juga: Vinicius Junior Bicara Soal Kedatangan Kylian Mbappe di Real Madrid
Dalam hal ini, tentu saja Vinicius bisa menjadi pemain yang terkorbankan. Sebab Mbappe adalah sosok baru dan Real Madrid tentu tidak ingin membiarkan salah satu penerima gaji tertinggi di klub duduk di bangku cadangan.
Carlo Ancelotti sendiri sudah menegaskan bahwa dirinya akan mencari solusi agar kedua pemain bisa bersinergi dengan baik. Ia sudah melakukan eksperimen ketika Los Merengues bertemu Chelsea di laga uji coba baru-baru ini.
“Hari ini kami memulai dengan Brahim [Diaz] di tengah, Rodrygo di kanan dan Vini di kiri pada sisi luar. Beberapa kali, Brahim pindah ke kanan, Vinicius di tengah, Rodrygo ke kiri,” katanya kepada Diario AS.
“Mobilitas sangatlah penting, dengan kualitas dari para pemain yang kami punya, mereka seharusnya tidak punya posisi yang pasti selama permainan berlangsung,” lanjut Ancelotti menjelaskan.
“Yang terpenting ketika kami tidak menguasai bola, siapapun yang bermain di kanan harus bekerja di kanan. Dan siapapun yang di tengah harus membantu gelandang. Dengan bola, mobilitas itu penting. Jika anda punya posisi pasti dengan bola, lawan akan termudahkan,” pungkasnya.
(Diario AS)