
Sumber: Getty/Shaun Botterill
SABANEWSINDO.com – Tidak semua aktivitas transfer pemain memakan waktu. Dalam beberapa kasus, ada juga yang cuma membutuhkan rentang waktu beberapa hari saja. Hal ni tercermin dalam kepindahan Ilkay Gundogan ke Manchester City.
Transfer terjadi secepat kilat. Padahal, baru beberapa hari yang lalu muncul kabar bahwa Barcelona akan melepas Gundogan sebelum bursa transfer ditutup. Langkah ini dibutuhkan untuk menyelamatkan kondisi keuangan.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa Barcelona masih berkutat dengan regulasi finansial yang ketat dari La Liga. Mereka belum terlihat baik-baik saja kendati sang presiden klub, Joan Laporta, berkata kalau Barcelona sudah di jalur yang tepat.
Bulan Agustus ini, raksasa Spanyol tersebut mengumumkan perekrutan Dani Olmo dari RB Leipzig. Namun sang pemain masih absen pada pekan perdana kemarin lantaran belum bisa didaftarkan ke La Liga.
Keterbatasan ini disebabkan oleh aturan 1:1 yang diterapkan oleh kompetisi papan atas Spanyol tersebut. Jadi, sebelum mendaftarkan Olmo, Barcelona wajib membuka ruang untuknya dalam pembukuan keuangan.
Baca juga: Tak Masuk Skuad Lawan Manchester City, Raheem Sterling Ingin Kejelasan Karirnya
Olmo hanya bisa didaftarkan jika Barcelona melepas pemain. Dan setelah melalui pertimbangan yang matang, pihak klub setuju untuk mengembalikan Ilkay Gundogan ke Manchester City dengan status bebas transfer.
Saking cepatnya, Josep Guardiola selaku pelatih Manchester City mengaku terkejut. “Sungguh sebuah kejutan dan tidak terduga. Itu terjadi. Kami cukup mengenal dia, saya secara personal dan para pemain serta staf,” katanya, dikutip Sports Mole.
“Kami tahu kualitas yang dia mainkan bersama Barcelona musim lalu. Dia bermain pada level tertinggi, konsistensi dengan banyak menit bermain, memproduksi banyak hal. Kami tidak ragu ketika peluangnya terbuka, jadi kami benar-benar senang dia kembali,” lanjutnya.
Tidak perlu waktu panjang bagi Guardiola untuk berpikir saat kesempatan memulangkan Gundogan datang. “Saat itu terjadi, saya bilang iya. Saya suka gelandang dan saya suka kualitas dia,” ungkapnya.
“Dia memberikan kami alternatif cara bermain. Dia bisa main di dua atau tiga peran dengan sempurna. Dia tak butuh waktu untuk beradaptasi. Jika besok dia harus bermain, dia sudah tahu semuanya. Itulah kenapa ini membuat kami nyaman dan saya mengetahui mentalitas dia,” pungkasnya.
(Sports Mole)